MADRID Isu pensiun mulai ramai dibicarakan lagi di paddock MotoGP. Kali ini, Marc Marquez yang buka suara. Pembalap Spanyol itu dengan tegas bilang, belum ada rencana untuk gantung helm dalam waktu dekat. Dia masih haus persaingan.
Bagi sang juara dunia enam kali itu, MotoGP masih jadi arena yang ingin dinikmatinya. Ambisi untuk meraih podium dan gelar belum padam. “Saya baru berusia 33 tahun. Saya berharap bisa memperpanjang karier selama mungkin,” ujarnya, seperti dikutip dari Motosan, Selasa kemarin.
Dia merasa usianya masih ideal. Di tengah gempuran pembalap muda, Marquez yakin masih punya kemampuan untuk bersaing di level tertinggi. Tapi, tentu saja, semuanya punya batas.
Namun begitu, ada hal yang bikin dia harus berpikir ulang: kondisi fisik. Cedera demi cedera yang pernah dialaminya, plus beberapa kali operasi, bukan perkalian sederhana. Itu semua meninggalkan bekas.
“Namun, saya juga telah menjalani beberapa operasi, dan itu sulit untuk dikelola setiap hari,” aku Marquez jujur.
Faktor inilah yang membuatnya realistis. Dia gamau asal bertahan. Kalau sudah nggak kompetitif lagi, buat apa dipaksakan? Prinsipnya sederhana: balap selama masih bisa bersaing, bukan sekadar numpang nama.
Soal batas usia, Marquez punya pandangan sendiri. Dia nggak berniat meniru Valentino Rossi yang bertahan sampai umur 43 tahun. “Saya bahkan tidak akan mencapai usia 40 tahun untuk pensiun,” tegasnya. Cukup jelas, kan? Dia punya timeline sendiri yang ingin dipegang.
Kini, fokusnya adalah musim 2026. Setelah gagal finis di seri pembuka di Thailand karena ban pecah, Marquez dan tim Ducati Lenovo punya pekerjaan rumah. Semua mata tertuju ke seri kedua di Autódromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, akhir pekan ini.
Meski awal kurang mulus, semangatnya tak surut. Marquez tetap optimis bisa bangkit dan kembali beradu cepat di depan. Persaingan masih panjang, dan dia nggak mau ketinggalan. Semua akan ditentukan di lintasan.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares