Sumbar Pimpin Progres Huntara, Aceh Masih Tertinggal

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:30 WIB
Sumbar Pimpin Progres Huntara, Aceh Masih Tertinggal

Pembangunan Hunian Sementara atau Huntara untuk korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar terus digenjot. Pemerintah nampaknya tak mau berlama-lama. Data terbaru menunjukkan, dari total 17.499 unit yang direncanakan, sebanyak 4.263 unit sudah berdiri. Angka itu setara dengan 24 persen dari target keseluruhan.

Kalau dilihat per provinsi, ceritanya jadi berbeda-beda. Aceh, misalnya, punya kebutuhan paling besar. Rencananya, dibutuhkan 15.934 unit Huntara di sana. Tapi hingga akhir Januari lalu, yang selesai baru 3.248 unit atau sekitar 20 persen. Pembangunannya tersebar di sejumlah kabupaten dan kota yang dilanda banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Di sisi lain, progres di Sumatera Utara terhitung lebih baik. Dari 947 unit yang ditargetkan, 539 unit sudah rampung. Itu artinya capaiannya sekitar 57 persen.

Namun yang paling mencolok adalah Sumatera Barat. Provinsi ini menunjukkan persentase penyelesaian tertinggi. Mereka sudah menyelesaikan 476 unit dari 618 unit yang direncanakan. Angkanya mencapai 77 persen, jauh di atas provinsi lainnya.

Lantas, kenapa bisa beda-beda? Ternyata, banyak faktor yang mempengaruhi. Skala kebutuhan yang tidak sama, kesiapan lahan, plus akses logistik ke lokasi bencana jadi penentu utama. Meski begitu, pemerintah bilang percepatan pembangunan akan terus diupayakan secara merata.

Upaya ini tak bisa dikerjakan sendirian. Kolaborasi lintas sektor pun digalang. Kementerian, lembaga, pemda, TNI/Polri, sampai BUMN dan lembaga filantropi turun tangan. Sinergi semacam ini dianggap kunci agar pembangunan bisa cepat, terkoordinasi, dan memenuhi standar layak huni.

Selain soal atap, kebutuhan dasar selama masa transisi ini juga tak boleh luput. Pemerintah memastikan hal itu tetap terpenuhi.


Halaman:

Komentar