Manchester - Babak 16 besar Liga Champions benar-benar tutup dengan drama. Rabu dini hari tadi, sorotan tertuju pada Etihad Stadium, tempat Real Madrid dengan dingin mengakhiri petualangan Manchester City. Vinicius Junior, dengan dua golnya, jadi algojo utama. Skor 2-1 untuk kunjungan Los Blancos itu sekaligus memastikan mereka melaju dengan agregat telak 5-1. Sebuah pernyataan keras.
Manchester City? Harus menelan pil pahit tersingkir di rumah sendiri. Upaya mereka sepanjang pertandingan seperti mentok menghadapi tembok pertahanan dan serangan balik Madrid yang begitu efektif. Disiplin tim asuhan Carlo Ancelotti itu nyaris sempurna.
Nah, langkah selanjutnya untuk Madrid hampir pasti adalah bentrok dengan raksasa Jerman, Bayern Munchen. Kenapa? Saat ini Bayern sudah memegang keunggulan monster 6-1 atas Atalanta. Leg kedua yang akan digelar di Allianz Arena besok malam, bagi banyak pengamat, cuma formalitas belaka. Sulit membayangkan Atalanta bisa bangkit dari situasi itu.
Di sisi lain, Paris Saint-Germain juga menunjukkan taringnya. Bertandang ke Stamford Bridge, sang juara bertahan malah menghajar Chelsea tiga gol tanpa balas. PSG terlihat solid, menguasai permainan, dan tajam di depan gawang. Agregat 8-2 sepanjang dua leg itu bukan cuma angka, tapi peringatan untuk semua calon lawan mereka di perempat final nanti.
Lalu, bagaimana dengan Premier League? Hanya tersisa satu. Arsenal.
Artikel Terkait
Arteta Puas, Chelsea Lolos ke Perempat Final Liga Champions
Arbeloa: Kemenangan atas Man City di Etihad Pencapaian yang Sulit dan Melegakan
Chelsea Tumbang Telak dari PSG, Mimpi Liga Champions Pupus
Marc Marquez Tegaskan Belum Ada Rencana Pensiun, Fokus ke Kompetisi