JAKARTA Rismon Sianipar, tersangka dalam kasus dugaan fitnah ijazah Presiden Joko Widodo, merasa dirinya dimainkan. Lebih dari sekadar dipolitisasi, ia merasa dieksploitasi dalam isu yang mengangkat soal ijazah palsu Jokowi itu. Pengakuan ini disampaikan oleh Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution, yang mengaku mendengar langsung keluhan Rismon.
Menurut Razman, Rismon secara khusus menyoroti peran Roy Suryo. "Dia merasa dipolitisasi, terutama oleh Roy Suryo. Ini bahasa dia ke saya," ujar Razman. "Dia merasa saya bukan hanya dipolitisasi, dieksploitasi juga," tambahnya.
Pernyataan itu disampaikan Razman dalam program Interupsi bertajuk 'Ada Uang Besar di Balik Kasus Ijazah Jokowi?' yang tayang di iNews, Kamis (2/4/2026).
Nah, soal eksploitasi ini rupanya punya bukti. Razman lalu bercerita tentang proses penyusunan buku "Jokowi's White Paper". Buku itu ditulis bersama oleh Rismon, Roy Suryo, dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa. Dari cerita Rismon, terlihat ketimpangan yang mencolok.
Artikel Terkait
Serangan Diduga Iran Hancurkan Pipa Air, Picu Banjir Besar di Tel Aviv
40 Negara Bahas Upaya Buka Blokade Iran di Selat Hormuz, AS Absen
Kemensos Wajibkan Pegawai Gunakan Transportasi Umum dan Sepeda Sekali Seminggu
BPS Siap Petakan Ekonomi Kreatif dalam Sensus 2026