Rabu siang nanti, tepat pukul 12.00 WIB, arus mudik Lebaran 2026 bakal menghadapi perubahan signifikan. Korps Lalu Lintas Polri resmi memberlakukan sistem satu arah atau one way secara nasional. Rekayasa ini akan menyapujalur sepanjang ratusan kilometer, dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung.
“Yang jelas, mungkin langsung dipimpin oleh Pak Menteri Perhubungan juga, akan dilakukan flag off one way nasional arus mudik yang dilaksanakan pukul 12.00 WIB,”
Demikian penjelasan Kepala Korlantas, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, dari Posko Command Center di KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026).
Sebenarnya, langkah antisipasi sudah dimulai sehari sebelumnya. Atas arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tahap pertama one way sudah diterapkan sejak Selasa sore, mulai KM 70 hingga KM 263. Keputusan untuk memperluas dan memajukan jadwal ini ternyata didasari pertimbangan khusus.
“Mendasari dari arahan Bapak Kapolri, arahan Pak Menhub, dan diskusi dengan Dirut Jasa Marga bahwa pada pukul 12.00 ada bangkitan arus. Oleh sebab itu, kami segera melapor kepada Bapak Kapolri untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan SKB,” ujar Agus.
Tak cuma one way, ada juga rekayasa contraflow di ruas KM 55 sampai KM 70. Ini untuk mengurai kepadatan kendaraan yang menuju Tol Trans Jawa. Situasinya dinamis. Pantauan ketat akan terus dilakukan sepanjang hari.
Agus menambahkan, kemungkinan perpanjangan waktu tetap terbuka. Semuanya bergantung pada kondisi riil di jalan.
“Apakah malam ini nanti ada puncak arus? Nanti kami akan koordinasi dengan Dirut Jasa Marga. Manakala ada bangkitan arus lagi, kemungkinan nanti akan bisa kita perpanjang. Tetapi kalau sudah landai, ya kita evaluasi,” ungkapnya.
Jadi, buat para pemudik yang berangkat hari ini, bersiaplah. Perjalanan mungkin lebih lancar, tapi tetap harus ekstra waspada dan patuh pada aturan yang berlaku.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi