Sabtu lalu (31/1), suasana di trotoar Jalan KH Mas Mansyur, Karet, Jakarta Pusat, tampak jauh dari rapi. Tepat di seberang TPU Karet Bivak, pandangan langsung tertuju pada tumpukan kabel yang semrawut. Mereka menjuntai tak karuan, sebagian bahkan menggantung begitu rendah hingga nyaris menyapu kepala orang yang lewat.
Trotoarnya sendiri tidak terlalu lebar. Melewatinya butuh kewaspadaan ekstra. Selain harus menunduk menghindari kabel, kita juga akan melihat jalinan kabel lainnya yang menyusup ke sela-sela pepohonan. Benar-benar pemandangan yang mengganggu dan, jujur saja, cukup berbahaya.
Tak heran, warga yang sehari-hari melintas di sana punya keluhan. Ayub, seorang pemuda 23 tahun yang sudah tiga tahun bekerja di kawasan itu, mengaku selalu dibuat was-was. Setiap hari ia melewati jalan yang sama, dan setiap hari pula kondisi kabel itu tak pernah berubah.
"Bahaya, jelek kelihatannya juga," ujarnya.
Harapannya sederhana. Ia ingin kabel-kabel itu ditata. "Diperbaiki, ditata biar rapi. Kalo bisa biar kelihatan enak lah dilihatnya juga, biar kelihatan bagus," tutur Ayub.
Artikel Terkait
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade
Lantai Kayu Tua Ambruk, Rombongan SD Terjatuh 4 Meter di Tangsi Belanda
Bencana Ekologis: Ujian Terberat Kedaulatan di Era Modern
Ledakan Misterius Guncang Gedung di Bandar Abbas, Spekulasi Serangan Beredar