Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan membatalkan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Ancaman ini muncul jika kelompok Palestina itu terus menargetkan geng-geng yang diduga sebagai kolaborator Israel di Gaza.
"Jika Hamas terus membunuh orang-orang di Gaza, yang bukan bagian dari Kesepakatan, kami tidak punya pilihan selain masuk dan membunuh mereka," tulis Trump dalam sebuah postingan media sosial pada Kamis (16/10/2025).
Pernyataan tersebut tampak menandakan perubahan sikap dari presiden AS, yang sebelumnya mendukung tindakan Hamas menumpas geng-geng di Gaza.
Perubahan sikap Trump ini diduga kuat karena intervensi Israel yang tidak ingin antek-anteknya dihabisi Hamas.
Artikel Terkait
Prabowo Restitusi Rp 10,6 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Pascabencana
Banjir Lumpuhkan Jakarta, Motor Diberi Akses Masuk Tol Pulo Mas
Hands Off Greenland: Warga Nuuk dan Denmark Serukan Kedaulatan di Tengah Dinginnya Politik
KUHAP Baru: Kekuasaan Polisi Menggurita, Perlindungan Warga Tergerus