Imigrasi Bogor Tangkap 13 WN Jepang Diduga Pelaku Penipuan Online

- Rabu, 04 Maret 2026 | 20:15 WIB
Imigrasi Bogor Tangkap 13 WN Jepang Diduga Pelaku Penipuan Online

Petugas Imigrasi Bogor berhasil meringkus 13 orang warga negara Jepang di kawasan Sentul. Mereka diduga kuat terlibat dalam jaringan penipuan online yang menyasar sesama warga negaranya. Saat ini, seluruh pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif dan ancaman deportasi pun sudah menunggu.

Plt Dirjen Imigrasi, Brigjen Yuldi Yusman, mengonfirmasi hal itu dalam jumpa pers di kantornya, Rabu lalu. Menurutnya, proses deportasi sedang dibahas dengan perwakilan Jepang.

"Untuk deportasi, nanti kita akan coba diskusikan dengan konsulat Jepang. Mereka sudah berkomunikasi dengan kami dan sedang menunggu informasi lebih lanjut. Mereka kemarin sudah datang, tapi kita masih perlu pendalaman dulu,"

Yuldi menambahkan,

"Yang pasti deportasinya ke Jepang, entah Tokyo atau mana. Di sana sudah menunggu kepolisian atau investigasi dari Jepang untuk ditindaklanjuti selanjutnya."

Di sisi lain, penyelidikan masih terus bergulir. Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana, mengaku timnya masih berusaha mengungkap skala sebenarnya dari aksi keji ini. Berapa jumlah korbannya dan berapa besar uang yang berhasil dikuras, semuanya masih digali.

"Kami masih pengembangan terkait berapa banyak mereka mendapatkan uang dari modus yang mereka lakukan. Untuk jumlah korban dan nilai investasi yang diklaim, semuanya masih dalam pengembangan. Yang jelas, korbannya adalah warga negara Jepang sendiri,"

jelas Ritus.

Modus operandi mereka cukup berani. Para pelaku ini pura-pura menjadi petugas kepolisian Jepang. Untuk mendukung aktingnya, mereka pun dilengkapi dengan atribut lengkap mulai dari seragam, hingga tanda pengenal yang diduga palsu.

Tak cuma itu. Dari lokasi kejadian, petugas juga menyita banyak perangkat pendukung. Router dan alat penghilang sinyal diamankan, begitu pula dokumen digital berisi skrip penipuan yang rinci. Semua barang bukti itu kini menjadi kunci untuk membongkar jaringan ini lebih dalam.

Singkatnya, penangkapan ini membongkar praktik kotor yang dijalankan secara terorganisir. Dari Sentul, Bogor, mereka menyasar orang-orang di negeri asalnya dengan tipu daya yang rapi.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar