Sebuah rudal balistik yang meluncur dari Iran sempat membuat tegang kawasan. Sasaran akhirnya? Wilayah udara Turki. Namun, sebelum sempat menimbulkan kerusakan, benda itu sudah dihancurkan di udara oleh sistem pertahanan udara NATO yang berjaga-jaga.
Menurut keterangan resmi kementerian pertahanan Turki, ancaman itu terdeteksi saat melintas melewati Irak dan Suriah. Aset pertahanan udara aliansi yang ditempatkan di Mediterania timur langsung bergerak. Rudal itu berhasil dinonaktifkan tepat waktu.
"Pecahan amunisi yang jatuh di distrik Dortyol, provinsi Hatay, diidentifikasi sebagai milik amunisi pertahanan udara yang mencegat ancaman tersebut setelah dihancurkan di udara,"
Begitu bunyi pernyataan mereka, seraya menambahkan satu kabar baik: tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Artikel Terkait
Kombes Ardiyanto Dinonaktifkan Diduga Memeras Tersangka Narkoba Rp375 Juta
Menteri Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Stok Pangan dan BBM Nasional
BMKG Siapkan Layanan Prakiraan Cuaca Khusus Mudik Lebaran 2026
Arus Mudik di Simpang Ajibarang Masih Lengang, Puncak Diprediksi Kamis