Sebuah rudal balistik yang meluncur dari Iran sempat membuat tegang kawasan. Sasaran akhirnya? Wilayah udara Turki. Namun, sebelum sempat menimbulkan kerusakan, benda itu sudah dihancurkan di udara oleh sistem pertahanan udara NATO yang berjaga-jaga.
Menurut keterangan resmi kementerian pertahanan Turki, ancaman itu terdeteksi saat melintas melewati Irak dan Suriah. Aset pertahanan udara aliansi yang ditempatkan di Mediterania timur langsung bergerak. Rudal itu berhasil dinonaktifkan tepat waktu.
"Pecahan amunisi yang jatuh di distrik Dortyol, provinsi Hatay, diidentifikasi sebagai milik amunisi pertahanan udara yang mencegat ancaman tersebut setelah dihancurkan di udara,"
Begitu bunyi pernyataan mereka, seraya menambahkan satu kabar baik: tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Artikel Terkait
Kemenparekraf Apresiasi Cap Go Meh 2026 sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif Jakarta
KPK Ungkap Kerugian Negara Rp 46 Miliar dari Korupsi Outsourcing di Kabupaten Pekalongan
Jadwal Imsak dan Waktu Salat di Tangsel untuk 5 Maret 2026
Kapolri Ingatkan Dampak Konflik Global dan Serukan Persatuan di Tengah Ramadan