Kabupaten Bone sedang bersiap. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas politik lokal, DPC PKB setempat baru saja menggelar rapat koordinasi pada Rabu, 4 Maret 2026. Agenda utamanya? Persiapan Musyawarah Cabang dan penataan ulang struktur internal partai.
Rakor ini tak berjalan sendirian. Tampak hadir perwakilan dari DPW PKB Sulsel, yang turun langsung untuk memantau dan mendampingi proses persiapan di tingkat cabang.
Ketua DPC PKB Bone, Umardin, menjelaskan maksud kedatangan tim dari provinsi. "Mereka hadir untuk melakukan penjajakan terkait calon ketua DPC yang baru," ujarnya.
Pertemuan itu sendiri, menurut Umardin, punya dua tujuan pokok. "Tadi ada dua agenda pertama, rakor penataan struktur partai dan pra muscab," ungkapnya.
Soal siapa yang akan bertarung nanti, Umardin membuka sedikit tabir. Ternyata, kursi ketua DPC PKB Bone akan diperebutkan oleh tiga kader internal partai.
"Kursi ketua DPC PKB Bone perebutkan tiga kandidat dari internal," ucapnya tegas.
Namun begitu, misteri masih menyelimuti. Nama-nama ketiga kandidat itu sengaja ditutup rapat-rapat untuk sementara. Umardin memilih bersikap bijak, menahan informasi hingga waktunya tiba.
"Nantilah di Muscab, sekarang belum bisa kita buka. Jadwalnya sementara kita susun, ditunggu yah," tandasnya, seraya berharap publik memahami.
Di sisi lain, rakor ini jelas bukan sekadar formalitas. Ia punya bobot strategis. Langkah ini digelar untuk memperkuat konsolidasi, mematangkan program kerja, dan tentu saja, menyempurnakan kerangka organisasi sebelum muscab digelar. Intinya, memastikan semua lini siap dan solid.
Semua persiapan ini, pada akhirnya, bermuara pada satu tujuan besar. "PKB Bone terus bergerak," tutup Umardin dengan nada optimis. Ia menegaskan komitmen partainya untuk memastikan mesin partai berjalan optimal, terutama dalam menyongsong tahapan menuju Pemilu 2029.
Artikel Terkait
Rabiot Pecah Kebuntuan, AC Milan Bungkam Verona 1-0
Mentan Ajak Wisudawan ITS Jadi Motor Inovasi Pertanian Hadapi Krisis Global
Uya Kuya Laporkan Hoaks Kepemilikan 750 Dapur MBG ke Polda Metro Jaya
Stok Beras Nasional Capai 4,9 Juta Ton, Gudang Bulog Penuh hingga Meluber