BKSDA Bali Jelaskan Fenomena Kawanan Lebah di Tol Bali Mandara

- Minggu, 19 April 2026 | 23:40 WIB
BKSDA Bali Jelaskan Fenomena Kawanan Lebah di Tol Bali Mandara

Video yang beredar itu cukup membuat deg-degan. Tampak kawanan lebah dalam jumlah besar melintas di atas jalan Tol Bali Mandara. Tak heran, pengendara motor yang melihatnya langsung merasa was-was.

Menanggapi kejadian ini, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali akhirnya angkat bicara. Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko, mencoba memberi penjelasan ilmiah agar publik tak salah paham.

Ratna bilang, dalam kajian entomologi, lebah itu makhluk sosial. Mereka punya cara sendiri untuk beradaptasi, terutama saat lingkungan berubah drastis. Perubahan cuaca sering jadi pemicunya.

"Fenomena perpindahan koloni atau swarming tujuannya cari sarang baru," jelas Ratna.

Menurutnya, ini hal yang wajar. Bisa terjadi kalau habitat lama sudah tak nyaman lagi entah karena suhu, kelembapan, atau ada gangguan. Bisa juga koloninya udah kebesaran butuh tempat lebih luas. Intinya, ini respons alami mereka terhadap dinamika ekosistem.

Di sisi lain, Ratna juga menegaskan bahwa lebah termasuk hewan ektotermal. Artinya, suhu tubuh mereka sangat bergantung pada kondisi sekitar. Jadi, perubahan cuaca ekstrem memang berpengaruh besar pada perilakunya.

Untuk memastikan analisisnya, BKSDA Bali tak bekerja sendiri. Mereka berkoordinasi dengan akademisi dari Universitas Udayana, Fakultas MIPA, Prof. Ni Luh Putu Eswaryanti.

"Beliau memverifikasi bahwa musim pancaroba, panas terik, dan angin bisa memicu perpindahan koloni lebah menuju tempat yang lebih favorable," sambung Ratna.

Jadi, fenomena itu bukan pertanda aneh-aneh. Cuma soal lebah yang lagi pindah rumah aja, mencari lokasi yang lebih mendukung untuk hidup. Meski begitu, tetap waspada kalau nemuin gerombolan mereka di jalan ya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar