Handphone di Saku Mayat Pria di Kebun Jagung Jombang Jadi Petunjuk Utama

- Selasa, 21 April 2026 | 01:00 WIB
Handphone di Saku Mayat Pria di Kebun Jagung Jombang Jadi Petunjuk Utama

Mayat Pria di Kebun Jagung Jombang, HP di Saku Jadi Petunjuk Utama

Seorang pria ditemukan tewas di tengah kebun jagung. Lokasinya di Desa Sumberjo, Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. Kejadian ini berlangsung siang hari, tepatnya Senin (20/4/2026) lalu. Sampai sekarang, siapa dia dan bagaimana dia bisa berakhir di sana masih jadi misteri yang pelik.

Kondisinya mengenaskan. Mayat itu tertelungkup dan sudah dalam tahap membusuk. Wajahnya rusak, sehingga sulit untuk dikenali. Meski begitu, pakaian yang dikenakan masih lengkap dari baju, celana panjang, sepatu, sampai ikat pinggang. Sayangnya, tak ada satu pun kartu identitas yang ditemukan pada tubuhnya.

Namun begitu, ada secercah harapan dari olah TKP yang dilakukan polisi. Di saku korban, mereka menemukan sebuah handphone.

"Kami masih melakukan olah TKP untuk mencari benda-benda lain yang mencurigakan. Sementara ini, baru handphone di saku korban yang kami temukan," jelas AKP Dimas Robin, Kasat Reskrim Polres Jombang.

Perangkat itulah yang kini jadi titik terang. Polisi berharap bisa menelusuri identitas dan riwayat pergerakan terakhir sang korban lewat ponsel tersebut.

Menurut sejumlah saksi, korban pertama kali dilihat oleh warga yang sedang mencari rumput di area kebun. Bayangkan saja, suasana tenang tiba-tiba terusik oleh pemandangan yang mengerikan. Melihat kondisi mayat yang sudah menghitam dan membusuk, warga itu pun langsung melaporkannya ke pihak berwajib.

Dugaan sementara, pria malang itu diperkirakan telah meninggal lebih dari empat hari sebelum akhirnya ditemukan. Untuk menguak penyebab kematiannya, jenazah telah dibawa ke RSUD Jombang untuk menjalani prosedur autopsi.

Di satu sisi, hasil bedah forensik nantinya diharapkan bisa menjawab bagaimana dia tewas. Sementara di sisi lain, handphone yang menyertai jasadnya tetap menjadi kunci paling vital. Bukan cuma untuk menjawab 'bagaimana', tapi terutama untuk menjawab 'siapa' pria yang meninggal dalam kesendirian di kebun jagung itu.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar