Di sela-sela pertemuan manajemen Persib dengan Duta Besar Prancis di Wisma Prancis, Menteng, Bojan Hodak terlihat cukup santai. Pelatih asal Kroasia itu bicara panjang lebar soal dampak yang lebih luas dari kedatangan pemain asing, khususnya dari Prancis. Bukan cuma urusan garis lapangan hijau, tapi juga soal bisnis dan relasi internasional.
"Kami di sini untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Prancis," ujar Bojan, Selasa lalu.
Dia melanjutkan, dunia sepak bola sekarang ini sudah jadi pintu masuk yang ampuh. Bukan cuma untuk pertemanan, tapi juga untuk membangun relasi politik dan, tentu saja, bisnis.
Menurut Bojan, fenomena ini lumrah. "Ketika seseorang datang dari suatu negara, mereka akan bertanya apakah kita mengenal pemain tertentu. Itu selalu terjadi," katanya. Dia menyebut situasi ini sebagai peluang yang sangat baik.
Di sisi lain, Bojan punya catatan menarik. Dengan bergabungnya dua pemain asal Prancis, Layvin Kurzawa dan Andrew Jung, ke skuad Maung Bandung, daya tarik klub di mata investor dari negara tersebut bisa melonjak. Perusahaan-perusahaan Prancis yang mungkin sebelumnya tak terlalu memperhatikan Liga Indonesia, sekarang punya alasan untuk melirik.
Artikel Terkait
Dirlantas Polda Metro Jaya Apresiasi PLN Jaga Pasokan Listrik Lancar Saat Lebaran
Menkominfo Akui Nusa Penida Masih Jadi Titik Buta Sinyal
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 62B dan 52B untuk Antisipasi Arus Balik
Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Tembus 190 Ribu, Puncak Arus Balik Diprediksi Akhir Pekan