Knicks Selangkah Lagi ke Gelar NBA Setelah Kalahkan Spurs 105-104 di Game 2

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:00 WIB
Knicks Selangkah Lagi ke Gelar NBA Setelah Kalahkan Spurs 105-104 di Game 2

New York Knicks hanya tinggal selangkah lagi untuk mengakhiri penantian panjang lebih dari lima dekade setelah meraih kemenangan dramatis 105-104 atas San Antonio Spurs pada Game 2 Final NBA 2026, Jumat (5/6/2026) malam waktu setempat di Frost Bank Center.

Kemenangan tipis tersebut membawa Knicks memimpin seri best-of-seven dengan skor 2-0. Dua pertandingan berikutnya akan berlangsung di Madison Square Garden, New York, pekan depan, memberikan keuntungan besar bagi tim tamu.

Laga berlangsung sengit sejak kuarter pertama hingga detik terakhir. Kedua tim saling bergantian memimpin skor dalam pertandingan yang mempertemukan dua generasi bintang NBA: Jalen Brunson dan Karl-Anthony Towns dari kubu Knicks melawan sensasi muda San Antonio Spurs, Victor Wembanyama.

Momen penentu terjadi pada detik-detik akhir pertandingan. Jalen Brunson dengan tenang mengeksekusi lemparan bebas yang menjadi poin kemenangan Knicks. Tambahan satu angka tersebut membuat Spurs gagal membalikkan keadaan meski masih memiliki peluang pada penguasaan bola terakhir.

Kemenangan Knicks tidak lepas dari kontribusi besar Karl-Anthony Towns. Center andalan New York itu tampil efektif dengan membukukan double-double berisi 21 poin dan 13 rebound. Selain Towns, Jalen Brunson kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin tim. Meski mendapat penjagaan ketat sepanjang laga, Brunson mampu menghadirkan ketenangan saat situasi krusial dan menjadi pembeda di penghujung pertandingan.

Konsistensi permainan Knicks menjadi faktor utama keberhasilan mereka mencuri dua kemenangan beruntun di kandang Spurs. Tim asuhan Tom Thibodeau mampu menjaga ritme permainan sekaligus tampil lebih efektif dalam situasi-situasi penting.

Di sisi lain, San Antonio Spurs kembali harus menelan kekecewaan meski Victor Wembanyama tampil luar biasa. Bintang muda asal Prancis tersebut mencatatkan 29 poin, 9 rebound, dan 4 blok dalam salah satu performa terbaiknya sepanjang playoff musim ini. Wembanyama beberapa kali menjadi tumpuan Spurs untuk mengejar ketertinggalan dan bahkan sempat membawa timnya unggul pada kuarter akhir. Namun, kurangnya dukungan konsisten dari pemain pendamping membuat performa gemilangnya belum cukup untuk menghindarkan Spurs dari kekalahan kedua secara beruntun.

Pelatih Spurs diperkirakan akan melakukan sejumlah penyesuaian strategi menjelang Game 3 agar timnya tidak semakin tertinggal dalam perebutan gelar juara NBA musim ini.

Keunggulan 2-0 memberikan keuntungan besar bagi New York Knicks. Secara historis, tim yang unggul dua pertandingan tanpa balas di Final NBA memiliki peluang jauh lebih besar untuk mengangkat trofi juara. Lebih penting lagi, dua kemenangan tersebut diraih di kandang lawan. Kini Knicks akan memainkan dua laga berikutnya di hadapan pendukung sendiri di Madison Square Garden yang dipastikan akan dipenuhi atmosfer luar biasa.

Bagi Spurs, Game 3 akan menjadi laga yang sangat menentukan. Kekalahan lagi akan membuat mereka tertinggal 0-3, posisi yang hampir mustahil untuk dibalik dalam sejarah Final NBA. Sementara itu, Knicks hanya membutuhkan dua kemenangan tambahan untuk mengakhiri penantian panjang mereka meraih gelar juara NBA yang terakhir kali dirasakan pada tahun 1973. Dengan performa yang semakin solid dan kepercayaan diri yang tinggi, New York kini berada di posisi ideal untuk melanjutkan momentum menuju sejarah baru.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar