Babak kedua, Barcelona mencoba bangkit. Hansi Flick mengubah strategi, mendorong anak asuhnya untuk lebih agresif meski jumlah pemain tak seimbang. Beberapa peluang tercipta, terutama lewaat duet Lamine Yamal dan Robert Lewandowski. Tapi lini belakang Atletico terlalu solid. Setiap percikan serangan dengan mudah dipadamkan.
Alih-alih mengejar, Barcelona malah kebobolan lagi.
Menit ke-70, Atletico menghajar lewat serangan balik kilat. Matteo Ruggeri mengirim umpan matang dari sayap, dan Alexander Sorloth dengan sempurna menyudahinya. 2-0. Stadion hening, kecuali dari sudut kecil pendukung tamu yang merayakan.
Sisa waktu tak banyak mengubah keadaan. Peluit panjang akhirnya menegaskan kekalahan pahit bagi Blaugrana.
Kini, tugas di leg kedua hampir mustahil. Barcelona harus menang dengan selisih minimal tiga gol saat bertandang ke Metropolitano pekan depan. Mimpi semifinal masih ada, tapi jalannya kini sangat terjal.
Artikel Terkait
Karcis Parkir Tak Sesuai Picu Pengeroyokan Juru Parkir di Makassar
Proyek Wisata Green Topejawa Mangkrak, Aktivis Desak Audit Total
Kejari Barru Resmikan Mess Pegawai 16 Kamar, Dukung Program Zero Indekos
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol