Malam itu, Camp Nou tak bisa menyembunyikan kekecewaan. Barcelona, yang berharap modal kuat di kandang, justru tumbang dengan skor telak 0-2 dari Atletico Madrid dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis dini hari tadi. Langkah mereka ke semifinal kini terasa sangat berat.
Pertandingan langsung panas. Kedua tim saling serang, tempo tinggi sejak peluit awal. Barcelona berusaha mendikte permainan, tapi Atletico Madrid tak goyah. Mereka disiplin, rapat, dan efektif meredam setiap gelombang serangan dari tuan rumah.
Namun begitu, situasi berubah drastis jelang turun minum.
Di menit ke-44, insiden kontroversial terjadi. Pau Cubarsi diusir wasit dengan kartu merah langsung setelah menjatuhkan Giuliano Simeone. Keputusan itu baru diambil setelah wasit bolak-balik melihat monitor VAR. Suara protes pecah di tribun, tapi segalanya sudah terlambat.
Bermain dengan sepuluh pemain, Barcelona langsung goyah. Dan Atletico, seperti tim yang sudah menunggu momen ini, langsung menghajar.
Hanya satu menit setelah kartu merah, Julian Alvarez dengan tenang menceploskan bola ke gawang Barcelona. Gol itu seakan membekukan 90 ribu lebih penonton di Camp Nou. 1-0 untuk Atletico bertahan hingga babak pertama usai.
Artikel Terkait
Karcis Parkir Tak Sesuai Picu Pengeroyokan Juru Parkir di Makassar
Proyek Wisata Green Topejawa Mangkrak, Aktivis Desak Audit Total
Kejari Barru Resmikan Mess Pegawai 16 Kamar, Dukung Program Zero Indekos
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol