"Dengan argumentasi ini, seharusnya PBB, New York segera mengambil keputusan dan langkah yang tegas," tegas SBY.
Menurutnya, PBB harus menghentikan atau memindahkan pasukan UNIFIL dari medan tempur yang masih membara itu. Tidak ada pilihan lain.
Oleh karena itu, dia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera bersidang. Hasilnya haruslah resolusi yang jelas dan tegas. SBY lalu teringat pengalamannya sendiri tahun 2000 silam, saat masih menjabat Menkopolkam. Waktu itu, dia harus menghadiri Sidang DK PBB menyusul insiden di Atambua yang menewaskan tiga petugas kemanusiaan PBB.
Pengalaman itu mengajarkannya satu hal: standar harus sama untuk semua.
"PBB tidak boleh pilih kasih dan menggunakan standar ganda," tutupnya.
Artikel Terkait
Petrokimia Gresik Sapu Bersih Jakarta Electric PLN 3-0 di Final Four Proliga
Keputusan Tahanan Rumah Yaqut Picu Gelombang Permohonan Serupa di KPK
Tokoh Madura Islah Bahrawi: Teror Aktivis Tamparan Keras bagi Demokrasi
Mentan Amran Beri Bantuan Langsung Rp20 Juta ke Pedagang Kerupuk di Bone