“Yang penting adalah kita inginkan harganya bagus terus,” ungkapnya. Jika diperlukan, akan dipertimbangkan relaksasi produksi. Tentu saja, secara terukur dan hati-hati.
Arahan Presiden: Utamakan Kepentingan Nasional
Ada pesan kuat dari Prabowo dalam rapat itu. Bahlil menambahkan, Presiden menekankan agar pengelolaan sumber daya alam harus berorientasi pada kepentingan nasional. SDA adalah aset strategis, bukan komoditas biasa.
“Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk bagaimana memperhatikan kepentingan negara, prioritas di atas segala-galanya,” jelas Bahlil.
Artinya, pengoptimalan harus memberi dampak nyata bagi penerimaan negara, khususnya dari sektor mineral.
Membangun Ekonomi yang Lebih Kuat
Ke depan, targetnya adalah sinergi. Hilirisasi harus optimal, transisi energi perlu didorong, dan keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar wajib dijaga.
Dengan langkah terpadu ini, harapannya struktur ekonomi nasional jadi lebih kokoh. Lebih mandiri, dan yang tak kalah penting, siap bersaing di panggung global.
Artikel Terkait
TAUD Kritik Penanganan Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Desak Pengadilan Sipil
PSHK Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diadili di Pengadilan Umum
Warga Makassar Bentrok dengan Petugas Tolak Penggusuran Kios di Jalan Satando
Pokon, Hidangan Khas Toraja yang Sarat Makna dalam Ritual Rambu Solo