Petugas Damkar Gugur Tersengat Listrik Saat Padamkan Kebakaran di Sumbawa

- Minggu, 22 Maret 2026 | 22:20 WIB
Petugas Damkar Gugur Tersengat Listrik Saat Padamkan Kebakaran di Sumbawa

Kebakaran Dahsyat di Sumbawa, Seorang Petugas Damkar Gugur

Suasana mencekam melanda Kampung Sawo, Dusun Pok, di Kabupaten Sumbawa, NTB, Minggu lalu. Api berkobar hebat, melahap permukiman warga di RT 01 dan RT 02. Kobaran itu begitu cepat membesar, disokong tiupan angin kencang yang membuatnya sulit dikendalikan. Warga pun hanya bisa menyelamatkan diri, tak sempat mengangkat harta benda mereka.

Data sementara menunjukkan lebih dari 20 rumah hangus jadi abu. Sedikitnya 28 warga terdampak, ada yang rumahnya ludes, ada pula yang rusak ringan. Mereka terpaksa mengungsi, mencari tempat yang lebih aman.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, H Sahabuddin, laporan pertama datang dari warga. Namun begitu, medan operasi cukup sulit.

“Lokasi kebakaran masuk jalan gang kecil sehingga petugas sedikit mengalami kesulitan,” ujar Sahabuddin.

Empat unit mobil damkar pun diterjunkan. Tapi di tengah upaya pemadaman itulah, tragedi terjadi.

Seorang petugas bernama Solikin bertugas melakukan penyiraman. Sayangnya, ada yang tak beres. Rupanya, aliran listrik di lokasi belum sepenuhnya padam saat aksi pemadaman dilakukan.

Insiden itu berakhir tragis.

“Akhirnya anggota kami terjatuh dan kemudian kami bawa ke puskesmas, sempat dirawat namun meninggal akibat tersengat listrik,” jelas Sahabuddin dengan berat.

Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Alas, tapi nyawanya tak tertolong. Jenazah Solikin kemudian dibawa pulang ke rumah duka di Kebayan, Brang Biji, Sumbawa Besar.

Dari informasi awal, api diduga mulai menyala dari sebuah rumah warga. Penyebabnya? Diduga kuat berasal dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan. Sebuah pemicu yang terlihat sepele, namun berdampak sangat luas dan memilukan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan dan pendataan korban serta kerusakan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang. Pemandangan pilu tinggal puing-puing hitam dan kesedihan mendalam, terutama bagi keluarga rekan petugas yang gugur dalam tugas.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar