Menurut sejumlah saksi, peringatan ini bukan tanpa alasan. Faktanya, sepanjang Ramadan 2026 ini saja, KPK sudah menangkap tiga kepala daerah lewat OTT. Aksi mereka seperti tak kenal waktu.
Yang pertama adalah Bupati Pekanbaru, Fadia Arafiq. Ia terjaring operasi senyap pada Selasa (3/3/2026) lalu dan kini berstatus tersangka kasus dugaan benturan kepentingan.
Tak lama setelahnya, giliran Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari, yang dicokok pada Senin (9/3/2026). Ia diduga menerima suap terkait sebuah proyek.
Dan yang terbaru, seperti sudah disebutkan, adalah Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman. OTT yang menjeratnya terjadi Jumat (13/3/2026) dengan tuduhan utama pemerasan untuk dana THR.
Rentetan penangkapan ini seolah menjadi bukti nyata bahwa peringatan KPK bukan sekadar gertakan. Mereka benar-benar bekerja, bahkan di bulan suci dan jelang hari raya. Siapapun yang nekat, tampaknya siap-siap saja menerima konsekuensinya.
Artikel Terkait
Simon Grayson Resmi Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Raphinha Cetak Hattrick, Barcelona Hancurkan Sevilla 5-2
Manchester United Kalahkan Aston Villa 3-1, Raih Tiga Poin Krusial di Old Trafford
IHSG Anjlok 3,05%, Analis Soroti Support Kunci yang Jebol