Dini hari Minggu kemarin, suasana di sekitar Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, seharusnya lengang. Tapi, justru di situlah keributan terjadi. Seorang anggota Satpol PP berinisial AF (32) dikeroyok sekelompok pemuda. Pemicunya sederhana: mereka tak terima ditegur karena sedang pesta minuman keras.
Menurut Kasatpol PP Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, kejadiannya bermula saat AF dan rekannya, HR, yang sedang piket malam, melakukan patroli.
"Anggota mendapati gerombolan anak muda-mudi sedang asyik pesta miras di trotoar depan TK Pertiwi," jelas Yoppy.
Lokasinya persis di sisi kiri pendopo. Mereka terlihat asyik menenggak miras di trotoar. Buktinya, ada botol arak oplosan yang sudah dibuang sembarangan ke dalam pagar sekolah.
AF pun menegur mereka. Awalnya halus, meminta agar berpindah karena mengganggu ketertiban. Tapi teguran itu tak digubris. Malah, situasinya berbalik panas.
Rupanya, sekitar sepuluh pemuda dan pemudi itu tak terima. Mereka langsung melawan. Aksi kekerasan pun tak terhindarkan. Seorang pemuda menendang kepala AF. Tak hanya itu, ada juga remaja yang melemparkan tong sampah ke arah korban. AF sama sekali tak punya kesempatan untuk membela diri.
Akibatnya, ia mengalami memar di beberapa bagian tubuhnya. Sungguh ironis, upaya menegakkan ketertiban justru berakhir dengan kekerasan seperti ini.
Hingga kini, pihak berwajib masih mendalami kasus pengeroyokan yang memalukan ini. Para pelaku, yang diduga masih remaja, dicari untuk dimintai pertanggungjawaban.
Artikel Terkait
Hilirisasi dan Optimalisasi Devisa Ekspor Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Hari Dunia Memerangi Penggurunan 2026 Soroti Krisis Padang Rumput dan Seruan Restorasi Global
Ruwat Agung Soekarno di Kediri Peringati Pergantian Nama Sang Proklamator
Pria Lansia di Pantai Indah Kapuk Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Polisi Identifikasi Dua Terduga Pelaku