Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, tak sungkan menyoroti cara pemerintah berkomunikasi. Menurutnya, ada yang kurang pas. Para menteri dan juru bicara Presiden Prabowo Subianto dinilainya belum maksimal dalam menyampaikan berbagai kebijakan strategis ke publik.
Padahal, menurut Idrus, arah kebijakan yang dibuat sebenarnya punya fondasi yang kuat. Ia menyebut mulai dari ideologi, konstitusi, hingga semangat kebangsaan sebagai dasarnya. Hanya saja, semua rancangan yang matang itu seolah mentah di tengah jalan gara-gara penyampaiannya yang janggal.
"Itu memang sudah terencana dengan berbagai proyeksinya, bukan tiba masa tiba akal," ujarnya.
Ia merasa, lemahnya komunikasi ini berakibat fatal: kebijakan jadi gampang disalahpahami masyarakat. Idrus secara khusus menyoroti kinerja juru bicara. Baginya, mereka belum berhasil membangun narasi yang utuh dan mudah dicerna.
"Juru bicara itu tidak mampu menjelaskan narasi argumentasi kebijakan. Mestinya setiap kebijakan dijelaskan sejak awal, bukan setelah ada kritik," tegasnya.
Artikel Terkait
17 Warga Gugat Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Putri Wakil DPRD Sulsel Kelola 41 Dapur Makanan Gratis Senilai Rp61,5 Miliar
Presiden Prabowo Mulai Kunjungan Negara ke Jepang, Temui Kaisar dan PM
Antrean Panjang dan Stok Habis, Warga Bone Kesulitan Dapat BBM Subsidi