Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Sebut Kondisi Keamanan dan Politik Tak Memungkinkan

- Kamis, 12 Maret 2026 | 10:00 WIB
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Sebut Kondisi Keamanan dan Politik Tak Memungkinkan

Reaksi dari FIFA dan Gedung Putih

Di sisi lain, respons datang dari pucuk pimpinan FIFA. Presiden Gianni Infantino mencoba meredakan situasi. Melalui unggahan di Instagram, Infantino mengaku telah berbicara langsung dengan Presiden AS Donald Trump.

“Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat,” tulis Infantino.

Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi. Sebelumnya, Trump sempat terkesan acuh, menyatakan tidak peduli apakah Iran bermain atau tidak. Kini, posisinya berubah: pintu kompetisi tetap terbuka.

Namun begitu, langkah Iran mundur ini sudah terlanjur mengguncang peta persiapan Piala Dunia 2026. Ini adalah langkah dramatis, salah satu yang paling mencolok dalam sejarah turnamen modern. Keputusan mereka langsung memunculkan sederet pertanyaan rumit: bagaimana penyesuaian jadwal? Lalu, apa yang akan terjadi dengan komposisi Grup G? Semua itu masih menggantung, menunggu solusi dari FIFA di tengah situasi geopolitik yang panas.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar