Rumania akhirnya bilang iya. Pemerintah di Bucharest mengizinkan Amerika Serikat memakai pangkalan udaranya untuk mengisi bahan bakar pesawat-pesawat yang terlibat dalam konflik dengan Iran, yang didukung Israel. Langkah ini, meski diwarnai kritik, mendapat lampu hijau dari parlemen.
Presiden Nicusor Dan menjelaskan, keputusan itu diambil setelah Dewan Tertinggi Pertahanan Nasional membahasnya Rabu lalu. Ia menyebutnya sebagai penempatan sementara untuk pasukan dan peralatan militer AS.
"Kita sedang membicarakan pesawat pengisian bahan bakar, beberapa peralatan pemantauan, dan beberapa peralatan komunikasi satelit yang terkait dengan perisai Deveselu," kata Dan.
Ia menekankan bahwa semua peralatan yang ditempatkan bersifat defensif belaka. "Tidak membawa amunisi," tambahnya, mencoba meredam kekhawatiran.
Namun begitu, jalan menuju persetujuan ini tidak mulus. Parlemen Rumania memang memberikan suara setuju, tapi oposisi sayap kanan melancarkan kritik pedas. Uniknya, kelompok oposisi ini mengaku sebagai pendukung setia Presiden AS Donald Trump. Mereka protes meski akhirnya tidak mampu membalikkan keputusan.
Di sisi lain, dukungan untuk Washington sebenarnya bukan hal baru. Rumania dikenal sebagai sekutu yang loyal. Buktinya, sejak satu dekade lalu, negara ini sudah menjadi rumah bagi sistem pertahanan rudal Aegis Ashore milik AS, yang ditempatkan di Deveselu. Sistem canggih itu, yang bertugas melindungi sekutu NATO dari ancaman rudal balistik, bahkan sudah ditingkatkan kemampuannya pasca invasi Rusia ke Ukraina.
Menurut sejumlah saksi, persetujuan terakhir ini sendiri datang setelah Dan menggelar pertemuan dengan dewan pertahanan tertinggi Uni Eropa dan NATO. Mereka semua sepakat mengiyakan permintaan Amerika.
Jadi, kini pangkalan udara di Rumania akan punya peran baru: menjadi titik pengisian bahan bakar dan pusat pemantauan untuk operasi militer AS di kawasan. Sebuah langkah strategis yang, bagi banyak pengamat, semakin mengukuhkan posisi Rumania di peta geopolitik Eropa Timur yang sedang memanas.
Artikel Terkait
Warga Tolak Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek, Desak Sinergi Jakarta-Jabar
KPK Periksa Bupati Muara Enim Nonaktif Usai OTT Baru Terkait Suap Pengaturan Temuan BPK
ASEAN Manfaatkan Bonus Demografi dan Sumber Daya Alam untuk Bertahan di Tengah Rivalitas AS-Tiongkok
Dua Pelajar SMK Pembacok Teman di Palmerah Terancam Kehilangan KJP