Nah, jauh sebelum era Soeharto, dunia juga mencatat peristiwa penting di tanggal yang sama. Pada 12 Maret 1930, sosok Mahatma Gandhi memimpin aksi protes monumental: Pawai Garam.
Dia menggerakkan ribuan orang berjalan sejauh 200 mil. Tujuannya, menentang monopoli garam oleh pemerintah kolonial Inggris di India. Aksi tanpa kekerasan ini menjadi simbol perlawanan global. Gandhi, lewat cara-cara damainya, menginspirasi perjuangan hak asasi manusia di mana-mana.
Di sisi lain, dalam catatan kelam Perang Dunia II, 12 Maret 1942 menandai akhir dari Pertempuran Jawa. Pasukan Sekutu terpaksa menyerah kepada tentara Jepang, dengan penandatanganan kapitulasi terjadi di Bandung.
Kekalahan ini merupakan pukulan telak. Invasi Jepang ke Jawa yang dimulai akhir Februari akhirnya berhasil sepenuhnya, mengawali periode pendudukan yang pahit dalam sejarah Indonesia.
Jadi, dari Gandhi hingga Soeharto, dari Jawa hingga India, tanggal 12 Maret seperti menjadi cermin. Ia merefleksikan bab-bab tentang perlawanan, kekuasaan, dan titik balik yang menentukan nasib banyak orang.
Artikel Terkait
BMKG Imbau Waspada Potensi Hujan Sedang hingga Lebat di Sebagian Besar Sulsel
Israel Lancarkan Serangan Besar ke Basis Hizbullah di Beirut, Balasan Roket Mendarat di Utara
PSG Hajar Chelsea 5-2 dalam Laga Spektakuler Babak 16 Besar Liga Champions
Valverde Cetak Hattrick, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Liga Champions