Kondisi pagar yang roboh itu dianggap berpotensi membahayakan. Apalagi lokasinya di area yang akan dipakai banyak orang. Kekhawatiran mereka makin menjadi-jadi: bagaimana jika bagian lain dari proyek ini juga punya masalah konstruksi yang sama?
“Beruntung baru pagarnya. Bagaimana jika bangunan di dalam sudah jadi lalu roboh? Siapa yang mau bertanggung jawab?”
tambah warga tadi dengan nada prihatin.
Di sisi lain, proyek Sekolah Rakyat ini sendiri sebenarnya punya niat mulia. Ia bagian dari program nasional Kementerian Sosial di era Presiden Prabowo, yang tujuannya menyediakan sekolah berasrama gratis untuk anak-anak dari keluarga sangat miskin. Untuk tahap awal di Takalar saja, anggarannya disebut-sebut mencapai Rp229 miliar dari APBN.
Fasilitas pendidikan ini rencananya bakal beroperasi penuh tahun ini juga. Tapi dengan insiden pagar roboh ini, tentu muncul tanda tanya besar tentang kualitas pembangunannya secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Lima Tersangka, Termasuk Mantan Anggota DPR, Ditahan dalam Kasus Korupsi Dana Irigasi Luwu
Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman untuk 10,8 Bulan ke Depan
Kompolnas Pastikan Remaja Tewas di Makassar Akibat Tembakan Polisi
Pemerintah Buka Pendaftaran Tiket Kapal Gratis untuk Mudik Lebaran 2026