"Lalu ada juga yang bilang, 'Nanti hasil pajaknya juga dipakai korupsi dan lain sebagainya'," tambahnya.
"Menurut saya, korupsi atau pemakaian pajak yang tidak semestinya itu merupakan kelalaian, kesalahan, dan dosa pemerintah."
Kecewa? Tetap Bayar
Di platform X, Fiersa melanjutkan suaranya. Ia mengaku tetap membayar pajak meski kerap dikecewakan oleh berbagai kebijakan pemerintah. "Rajin bayar pajak walaupun kerap dikecewakan," cuitnya, disertai tangkapan layar bukti pembayaran yang sama.
Ungkapan itu sekaligus seperti sindiran halus bagi mereka yang berpenghasilan besar tapi bersikap acuh. Ia mempertanyakan, bagaimana mungkin seseorang menikmati fasilitas negara, namun enggan memberi kontribusi finansial yang seharusnya.
Ajakan untuk Lebih Sadar
Inti dari semua unggahannya sebenarnya sederhana: ajakan untuk lebih sadar. Fiersa mendorong masyarakat memandang pajak sebagai bagian dari tanggung jawab bersama membangun negeri ini, terlepas dari segala kekurangannya.
"Ayo kawan-kawan segera lapor SPT Tahunan. Lebih awal lebih nyaman, awas jangan ditunda-tunda," pesannya.
Respon publik pun beragam. Ada yang mendukung penuh, tak sedikit pula yang mengkritik. Namun, di tengah pro-kontra itu, Fiersa tampak bersikukuh. Baginya, membayar pajak adalah bentuk partisipasi nyata sekaligus kewajiban yang tak bisa ditawar.
Artikel Terkait
Serangan AS-Israel Tewaskan Ayatollah Khamenei dan Ratusan Warga Sipil, Iran Balas dengan Rudal
Gol Injury Time Borneo FC Gagalkan Kemenangan Persija di Jakarta
Menkumham Yusril Kritik Parliamentary Threshold di Seminar Partai Nonparlemen
Pemerintah Pastikan Bonus Lebaran 2026 untuk Driver Ojol Cair Lebih Awal