Trump Klaim Fasilitas Militer Iran Hancur, Ratusan Warga Mengungsi ke Pakistan

- Rabu, 04 Maret 2026 | 00:45 WIB
Trump Klaim Fasilitas Militer Iran Hancur, Ratusan Warga Mengungsi ke Pakistan

Duduk di samping Kanselir Jerman Friedrich Merz di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump terlihat percaya diri. Dia menyatakan serangan terhadap Iran berjalan sesuai rencana. Bahkan, klaimnya cukup tegas: semua fasilitas militer penting Iran sudah hancur lebur.

"Kita berhasil dengan sangat baik," ujar Trump, Rabu (4/3/2026) lalu.

Dia kemudian merinci, suaranya terdengar datar namun penuh keyakinan. "Mereka tidak memiliki angkatan laut, itu telah dihancurkan. Mereka tidak memiliki angkatan udara, itu telah dihancurkan. Sistem deteksi udara mereka pun sudah tak berfungsi."

Meski begitu, Trump mengakui Iran masih sempat meluncurkan beberapa rudal ke arah negara tetangga di kawasan Teluk. Tapi, menurutnya, fasilitas peluncuran rudal itu sendiri tak luput dari sasaran AS.

Laporan dari lapangan, bagaimanapun, menggambarkan situasi yang memanas. Serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran disebut terus berlanjut dalam beberapa hari terakhir. Imbasnya, ratusan warga Iran memilih menyelamatkan diri.

Menurut pantauan, setidaknya 300 pengungsi dari Iran telah tiba di Pakistan. Mereka masuk melalui Provinsi Balochistan yang memang berbatasan langsung dengan Iran.

Balochistan sendiri bukan wilayah yang tenang. Daerah ini dikenal sebagai kantong kelompok separatis yang sudah lama memberontak. Kedatangan ratusan pengungsi ini tentu menambah dinamika yang sudah rumit di perbatasan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar