Jakarta, Selasa malam (3/3/2026) – Stadion Internasional Jakarta jadi saksi sebuah drama yang berakhir pahit bagi Persija. Laga pekan ke-24 Super League Indonesia yang mempertemukan Macan Kemayoran dengan Borneo FC itu berakhir dengan skor 2-2, setelah gol telat di masa injury time menggagalkan kemenangan tuan rumah.
Pertandingan berlangsung panas. Persija sempat unggul dan hampir saja membawa pulang tiga poin penuh. Tapi sepak bola memang tak pernah selesai sebelum wasit meniup peluit panjang.
Babak Pertama: Tegang dan Minim Aksi
Babak pertama berjalan alot. Kedua tim tampak saling jaga, lebih banyak bertarung di lini tengah daripada menciptakan peluang berbahaya. Suasana tegang itu tercermin dari beberapa kartu kuning yang dibagikan wasit. Pamungkas D. dan Amat J. dari Persija masuk buku, begitu pula Peralta M. dari Borneo. Tak ada gol tercipta, skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Drama Baru Dimulai di Babak Kedua
Segalanya berubah setelah turun minum. Persija langsung tampil lebih agresif. Baru dua menit babak kedua berjalan, Gustavo sudah membobol gawang Borneo. Gol cepat itu tercipta berkat umpan matang dari Pamungkas D.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Borneo FC merespons dengan baik. Di menit ke-62, Villa J. sukses menuntaskan serangan balik cepat, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Persija tak patah arang. Tekanan mereka akhirnya kembali berbuah gol di menit ke-74. Kali ini, Fabio yang menjadi eksekutor, memanfaatkan umpan dari Jean Mota dengan sempurna. 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Laga makin menegangkan. Publik di tribun sudah mulai bersorak-sorai menyambut kemenangan. Tapi, di sisi lain, Borneo tak menyerah. Mereka terus mendorong hingga detik-detik akhir.
Dan petaka itu benar-benar datang. Di menit ke-94, atau injury time, Zikrak I. berhasil mencetak gol penyeimbang. Stadion yang sebelumnya riuh, mendadak hening seketika. Gol itu benar-benar seperti tamparan. Skor 2-2 pun menjadi hasil akhir yang tak terelakkan.
Statistik Singkat
- Skor akhir: Persija Jakarta 2-2 Borneo FC.
- Pencetak gol Persija: Gustavo (menit 47), Fabio (menit 74).
- Pencetak gol Borneo: Villa J. (62’), Zikrak I. (90 4’).
- Kartu kuning menghiasi pertandingan untuk kedua kubu.
Imbang yang Terasa Kalah
Hasil seri ini jelas terasa seperti kekalahan bagi Persija. Satu poin yang didapat gagal mengangkat posisi mereka di papan atas klasemen. Sebaliknya, bagi Borneo FC, ini adalah poin curian yang berharga di kandang lawan.
Pertandingan malam ini sekali lagi membuktikan betapa ketatnya persaingan di Super League musim 2026. Drama hingga detik terakhir, dengan gol penentu di masa injury time, menunjukkan bahwa tidak ada yang bisa diprediksikan di sepak bola Indonesia. Laga sudah usai, tapi rasa kecewa di kubu Macan Kemayoran pasti masih membekas.
Artikel Terkait
Jurnalis Senior Kritik Buku Money Politics Kurang Data Empiris
Mahfud MD Kritik Upaya Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro, Ingatkan Jiwa KUHAP Baru
Ahli: Budaya Politik Tanah Subur Penyebab Money Politics Terus Berulang
Gunung Semeru Erupsi Tujuh Kali, Kolom Abu Capai 800 Meter