Jakarta bersiap menyambut sebuah atraksi sepakbola yang cukup spesial. Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, nanti malam bakal digelar laga ekshibisi Clash of Legends 2026 yang mempertemukan DRX World Legends melawan Barcelona Legends. Menyikapi acara berskala internasional ini, Polda Metro Jaya tentu tak mau main-main. Mereka sudah menurunkan pasukan pengamanan, termasuk Satuan Brimob, untuk mengawal jalannya pertandingan.
Sebelum para legenda sepak bola itu melangkah ke lapangan hijau, petugas lebih dulu melakukan sterilisasi menyeluruh di seluruh area SUGBK. Tujuannya jelas: memastikan keamanan dan keselamatan.
“Sterilisasi ini merupakan langkah preventif agar kegiatan berjalan aman dan lancar,”
kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, dalam keterangannya hari ini, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, pengamanan untuk event semacam ini memang jadi prioritas. Selain untuk melindungi semua pihak yang terlibat, hal ini juga penting menjaga citra bangsa di mata dunia. Makanya, pengamanan harus maksimal.
Proses penyisiran itu sendiri dilakukan menjelang pertandingan. Unit Jibom dan anjing pelacak dari K-9 dikerahkan. Mereka menyisir setiap sudut, mulai dari ruang ganti pemain, tribun VVIP, bangku cadangan, sampai ke area lapangan dan fasilitas umum. Tak ada yang terlewat.
Hasilnya? Alhamdulillah, tidak ditemukan satu pun benda mencurigakan. Stadion pun dinyatakan steril dan siap dipakai. Namun begitu, tugas petugas belum selesai. Pengamanan akan terus berlanjut di sekitar lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif sampai acara usai.
Clash of Legends sendiri memang ajang hiburan yang digemari. Menghadirkan mantan-mantan bintang sepak bola dunia, acara ini selalu ramai didatangi penonton dari berbagai kalangan, termasuk keluarga. Itulah sebabnya aspek keamanan jadi titik perhatian utama.
Nah, buat masyarakat yang berencana nonton langsung, pihak kepolisian mengimbau untuk datang tepat waktu. Jaga ketertiban, ya, dan patuhi arahan petugas di lapangan.
Kalau ada yang terlihat mencurigakan, jangan ragu. Segera laporkan ke Call Center Polri 110. Dengan begitu, tindakan cepat bisa segera diambil.
Artikel Terkait
Eddy Soeparno Apresiasi Fokus Program Makan Bergizi Gratis pada Anak Rentan
Dua Anak Tewas Akibat Ranjau Darat di Pegunungan Qalamoun, Suriah
Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Rampung Setelah 6,5 Jam Lewat Medan Berat
JK Bantah Tuduhan Penistaan Agama, Tegaskan Ceramahnya Ajakan Berdamai