Menurutnya, Presiden nantinya pasti akan mengupas tuntas detail rencananya. Tak cuma itu, pendapat dan kalkulasi mengenai kesiapan perusahaan dalam negeri juga harus didengar. Poin terakhir ini rupanya yang cukup ia khawatirkan.
Dasco menegaskan, kemampuan industri otomotif lokal harus jadi pertimbangan utama. Jangan sampai kebijakan impor yang masif justru memukul pelaku usaha di dalam negeri. Ia ingin semua aspek dikaji dengan rinci dan komprehensif sebelum pemerintah memutuskan sesuatu yang final.
Rencana impor ini sendiri cukup besar skalanya. Ratusan ribu unit kendaraan jenis pick up itu dipesan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, sebuah entitas BUMN, untuk kepentingan operasional koperasi.
Tak heran, rencana tersebut langsung menarik perhatian dan jadi sorotan di Senayan. DPR pun meminta agar pemerintah benar-benar berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam merealisasikannya.
Artikel Terkait
Pria di Palopo Meninggal Gantung Diri Usai Tunjukkan Perilaku Mengkhawatirkan
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah