Kemlu: 4.725 WNI Korban Penipuan Online di Kamboja Minta Dipulangkan dalam 5 Pekan

- Minggu, 22 Februari 2026 | 16:20 WIB
Kemlu: 4.725 WNI Korban Penipuan Online di Kamboja Minta Dipulangkan dalam 5 Pekan

Proses ini tidak sederhana. Banyak korban yang kehilangan dokumen resmi sehingga memerlukan bantuan khusus dari pihak berwenang.

“Sekitar sepertiga dari WNI bermasalah sebelumnya berada di penampungan sementara yang difasilitasi KBRI dan otoritas Kamboja. Sebagian WNI yang pulang dibuatkan dokumen perjalanan sementara (SPLP) karena tidak punya paspor. Hampir semuanya dibantu oleh KBRI untuk memohon keringanan denda keimigrasian dari otoritas Kamboja,” papar keterangan tersebut.

Berdasarkan catatan, total WNI yang telah difasilitasi kepulangannya oleh KBRI Phnom Penh dalam periode 30 Januari hingga 22 Februari 2026 mencapai 692 orang. Namun, diperkirakan masih banyak korban lain yang telah kembali tanpa melaporkan kepulangannya, sehingga angka sebenarnya mungkin lebih tinggi.

Pemeriksaan dan Antisipasi Menjelang Lebaran

Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, para WNI langsung menjalani pemeriksaan mendalam oleh tim gabungan yang melibatkan aparat penegak hukum. Pemeriksaan ini merupakan langkah krusial untuk melengkapi penilaian awal yang telah dilakukan oleh KBRI, khususnya guna mengidentifikasi tingkat keterlibatan masing-masing individu dalam sindikat tersebut.

Menghadapi tren yang masih meningkat, KBRI Phnom Penh memperkirakan gelombang permohonan kepulangan akan kian deras seiring mendekatnya Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Faktor pendorongnya adalah proses penerbitan dokumen perjalanan sementara dan persetujuan keringanan denda keimigrasian yang diperkirakan akan lebih banyak disetujui dalam beberapa pekan mendatang.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar