Di kursi penumpang, duduk putrinya, Siti Fatimah Anggun HB (19). Gadis itu selamat, tapi tidak luput dari cedera. Tangan kirinya patah.
Keduanya sempat dilarikan ke RS Bhayangkara untuk pertolongan pertama. Namun, nyawa Wardana tak tertolong. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka, sementara putrinya masih mendapat perawatan di rumah sakit.
"(Penumpang) mengalami luka pada tangan kiri patah dan mendapat perawatan di RS Bhayangkara Makassar," jelas Husanaeni mengenai kondisi Siti Fatimah.
Hingga kini, penyebab pasti mobil oleng masih diselidiki. Suasana di lokasi kejadian, di Km 7 200 itu, sempat mencekam sebelum lalu lintas kembali normal.
Artikel Terkait
Gibran Desak Persidangan Kasus Penyegraman Andrie Yunus Berjalan Jujur dan Terbuka
KPK Periksa 10 Saksi Kasus Suap Bupati Rejang Lebong di Kantor BPKP Bengkulu
Prabowo Canangkan Pengembangan Avtur dari Sawit dan Jelantah
Dominasi 61 Tahun Golkar di Sulsel Terpatahkan, Nasdem Jadi Pemenang Pemilu 2024