Anggota DPR Tekankan Peran Strategis Dewan Pengawas BPJS yang Baru Dilantik

- Selasa, 10 Februari 2026 | 17:00 WIB
Anggota DPR Tekankan Peran Strategis Dewan Pengawas BPJS yang Baru Dilantik

"Pengawasan yang kuat akan berdampak langsung pada kepercayaan publik. Kalau tata kelolanya baik, masyarakat akan merasa lebih terlindungi,"

tutur Edy. Komisi IX sendiri, janjinya, akan terus mengawasi BPJS. Mereka berencana menjalin komunikasi intensif dengan Dewas, dan berharap laporan serta evaluasi kinerja disampaikan secara terbuka dan berkala ke DPR.

Harapannya sederhana namun mendasar: pelantikan ini jadi titik awal perbaikan, agar manfaat jaminan sosial benar-benar bisa dirasakan seluruh masyarakat.

Siapa Saja yang Duduk di Dewas?

Lima nama telah disetujui untuk mengawasi BPJS Kesehatan. Mereka mewakili tiga unsur: pekerja, pemberi kerja, dan tokoh masyarakat. Afif Johan dan Stevanus Adrianto Passat mewakili unsur pekerja. Dari unsur pemberi kerja ada Paulus Agung Pambudhi dan Sunarto. Sementara Lula Kamal hadir sebagai tokoh masyarakat.

Untuk BPJS Ketenagakerjaan, komposisinya serupa. Dedi Hardianto dan Ujang Romli dari unsur pekerja. Sumarjono Saragih dan Abdurrakhman Lahabato mewakili pemberi kerja. Sedangkan Alif Nuryanto Rahman masuk sebagai tokoh masyarakat. Kelima nama ini yang akan memikul mandat pengawasan di sisi ketenagakerjaan.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar