Kabupaten ini memiliki potensi besar pada bidang industrialisasi, karena menjadi daerah penyangga ibu kota Jawa Timur.
Banyak wilayahnya yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai pusat industri.
Akibatnya, berdiri pabrik-pabrik besar yang terafiliasi dengan perusahaan luar negeri.
Dengan potensi yang besar itu, tentu menjadi bekal bagi pemerintah daerah untuk berkembang pesat.
Namun, apa yang mendasari nama kabupaten tersebut bisa hilang dari peta?
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Jokowi Pasang Kuda-kuda, Prabowo-Gibran Dua Periode Jadi Target Ketiga
Jalan Lintas Aceh Tengah–Bener Meriah Amblas, Tanah Bergerak Sejak 2002
Hujan Deras di Jakarta, Tiga Rute Transjakarta Dialihkan Akibat Genangan
Ribuan Nahdliyin Padati Istora, Rayakan Seabad NU dengan Semangat Merawat Peradaban