Stasiun-stasiun utama di Jakarta masih ramai oleh para pemudik yang pulang. Arus balik Nataru 2025/2026 di wilayah Daop 1 PT KAI terpantau tetap padat hingga hari ini, Sabtu (3/1/2026). Kerumunan penumpang terlihat memadati titik-titik kedatangan seperti Pasar Senen, Gambir, tak ketinggalan Bekasi dan Jatinegara.
Menurut Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan layanan. Tujuannya jelas: menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan meski di tengah kepadatan yang luar biasa.
“Arus balik masih cukup tinggi,” ujar Franoto melalui keterangan resminya.
“Pada Sabtu 3 Januari pukul 08.00, jumlah penumpang kereta api jarak jauh dan lokal yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 51.165 orang. Sementara yang berangkat tercatat 39.648 orang.”
Dia melanjutkan, untuk layanan jarak jauh saja, angka penumpang yang turun mencapai 45.075. Yang naik sebanyak 33.408 orang.
Pasar Senen dan Gambir masih memimpin sebagai titik dengan kedatangan tertinggi. Di Pasar Senen, misalnya, ada 15.324 penumpang turun dan 13.967 naik. Sementara Gambir mencatat 14.448 penumpang turun dan 8.725 naik. Pergerakan di Bekasi dan Jatinegara juga tak bisa dibilang sepi, angkanya cukup signifikan.
Kalau dirunut dari awal, sejak 18 Desember 2025 hingga hari ini, Daop 1 Jakarta sudah melayani 763.403 penumpang yang berangkat dan 745.249 penumpang yang datang. Jumlah yang fantastis.
Nah, puncaknya diprediksi belum terjadi. Franoto menyebut hari Minggu, 4 Januari 2026, akan menjadi puncak kedatangan. Sekitar 37.498 penumpang diperkirakan naik kereta, sementara yang turun bisa mencapai 49.812 orang. “Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat seiring penjualan tiket yang masih berlangsung,” tambahnya.
Meski padat, kabar baiknya masih ada tiket tersisa. Untuk keberangkatan tanggal 4 Januari, ketersediaannya sekitar 13.000 tiket. Secara total, tiket yang laris manis selama periode Nataru (18 Desember hingga 4 Januari) mencapai 800.901 lembar.
Franoto juga mengingatkan para calon penumpang. “Kami imbau untuk datang lebih awal ke stasiun, perhatikan jadwal, dan manfaatkan fasilitas boarding face recognition. Biar proses naik kereta lebih cepat dan tertib,” katanya.
Di sisi lain, KAI masih memberikan stimulus berupa diskon tarif hingga 30% untuk perjalanan jarak jauh hingga 10 Januari mendatang. Hingga saat ini, tiket diskon yang terjual sudah menyentuh angka 353.000.
Selama masa Nataru ini, operasional kereta di Daop 1 Jakarta memang ditingkatkan. Ada 86 perjalanan kereta jarak jauh yang dijalankan, terdiri dari 68 KA reguler, 16 KA tambahan, plus 2 layanan KA Motis. Layanan lokal seperti Pangrango dan Siliwangi juga tetap jalan, telah mengangkut lebih dari 100.000 penumpang sepanjang periode liburan.
KAI Daop 1 Jakarta menegaskan komitmen mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Semua upaya difokuskan untuk mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan penumpang hingga masa arus balik benar-benar usai.
Artikel Terkait
Mahkamah Agung AS Batalkan Dasar Hukum Tarif Trump, Administrasi Miliki Empat Opsi Lain
Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 Dibuka, Berangkat 17 Maret dari Monas
Anggota DPR Kritik LPDP: Beasiswa Negara Dinilai Lebih Mudah Diakses Kalangan Mampu
GAIKINDO: Industri Lokal Siap Penuhi Permintaan Pick-up, Kapasitas Produksi Masih Menganggur