Jalan lintas yang menghubungkan Aceh Tengah dan Bener Meriah itu terputus. Penyebabnya? Tanah amblas. Kejadian di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, ini bukan hal mendadak, tapi puncak dari proses yang berlangsung pelan-pelan selama bertahun-tahun.
Menurut sejumlah saksi, kondisi perkebunan warga di sana sudah lama memprihatinkan. Fenomena amblesnya tanah kian meluas dalam dua bulan terakhir, hingga akhirnya memutus akses jalan pada Jumat (30/1/2026) lalu.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, sudah mengingatkan warga untuk waspada. Ancaman itu nyata.
"Longsor di kawasan Pondok Balik bukan kejadian baru," ujar Andalika.
Pergerakan tanah, katanya, sudah terpantau sejak 2002. Tapi pasca gempa Gayo 2013, semuanya jadi lebih parah. Jalur jalan sempat dipindahkan, namun ancaman itu kembali mendekat seperti bayangan yang tak bisa dihindari.
Lalu, apa akar masalahnya? Kajian dari Dinas ESDM Aceh menyimpulkan ini adalah pergerakan tanah lambat. Coba bayangkan: material vulkanik yang mendominasi tanah, ditambah curah hujan tinggi dan lereng yang terjal. Kombinasi sempurna untuk bencana. Kawasan itu memang rentan.
Data terbaru cukup mencengangkan. Hingga 2025, luas area yang longsor sudah lebih dari 27 ribu meter persegi. Pergerakannya tak berhenti, terus merayap mendekati jalan lintas Blang Mancung–Simpang Balik. Tak heran wilayah ini masuk kategori zona rawan tinggi.
Di sisi lain, upaya penanganan sedang diupayakan. BPBD Aceh Tengah kini berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan ESDM. Opsi relokasi jalan kembali dibahas serius.
Sementara itu, untuk keselamatan bersama, warga diimbau keras. Patuhi rambu peringatan dan jangan melewati garis pengaman yang sudah dipasang. Jalan itu mungkin terlihat biasa, tapi di bawahnya, tanah terus bergerak.
Artikel Terkait
Polemik Ikan Sapu-Sapu di Sungai Sa’dan: Pemda Toraja Utara Belum Temukan Bukti, Ahli Dorong Pendekatan Lingkungan
Anggota DPR: Nasib 1,6 Juta Guru Honorer Masih Jauh dari Layak, Negara Dinilai Abaikan Hak Konstitusional
Polisi Tangkap Empat Pemuda Dalang Aksi Brutal Geng Motor di Makassar
PGR Sulsel Resmi Kantongi SKT dari Kemenkum, Targetkan Ikut Pemilu 2029