Polisi Tangkap Empat Pemuda Dalang Aksi Brutal Geng Motor di Makassar

- Selasa, 05 Mei 2026 | 16:00 WIB
Polisi Tangkap Empat Pemuda Dalang Aksi Brutal Geng Motor di Makassar

Pengungkapan aksi brutal geng motor di Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya membuahkan hasil setelah aparat kepolisian berhasil mengamankan empat orang pemuda yang diduga menjadi dalang di balik serangkaian tindak kekerasan. Mereka tidak hanya terlibat dalam penyerangan di kawasan Perumahan Dosen Universitas Hasanuddin (Unhas), tetapi juga melakukan aksi pembacokan terhadap seorang pengendara motor yang melintas di wilayah Kecamatan Bontoala.

Insiden pertama terjadi pada Jumat (1/5) malam di Perumahan Dosen Unhas yang berlokasi di Jalan Sunu, Kecamatan Bontoala. Peristiwa tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas yang terpasang di sekitar lokasi, sehingga memudahkan proses identifikasi pelaku oleh pihak berwenang. Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian.

“Saat mendapat informasi adanya penyerangan di Perumahan Dosen Unhas, Jalan Sunu, petugas langsung menuju lokasi,” ujar Panit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan, Ipda Irzal Makkarawa, dalam keterangannya pada Selasa (5/5).

Setelah melakukan penyelidikan intensif, polisi menangkap para pelaku secara bertahap. Dua orang lebih dulu diamankan, sementara dua lainnya berhasil ditangkap di lokasi berbeda saat proses pengembangan kasus berlangsung. “Keempat pemuda itu kemudian kami bawa ke Posko Resmob untuk dimintai keterangan,” kata Irzal menambahkan.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa keempat tersangka tidak hanya terlibat dalam satu kasus. Mereka juga diduga melakukan penyerangan terhadap seorang pengendara motor di depan sebuah minimarket di wilayah Kecamatan Bontoala. Dalam aksi tersebut, pelaku menggunakan parang untuk menebas kepala korban. “Pelaku melakukan kekerasan dengan cara menebas kepala korban menggunakan parang,” jelas Irzal.

Sementara itu, pada hari yang sama, para pelaku juga disebut terlibat dalam aksi penyerangan lain di Jalan Kandea 3, Kecamatan Tallo. Di lokasi tersebut, mereka diduga melakukan pengancaman terhadap sejumlah pengendara motor serta merusak kendaraan milik para korban. “Sementara pada kasus di wilayah Tallo, para pelaku diduga melakukan pengancaman terhadap sejumlah pengendara motor serta merusak kendaraan korban,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik rangkaian aksi kekerasan yang dilakukan oleh keempat pemuda tersebut. Mereka telah diserahkan ke Polsek Bontoala dan Polsek Tallo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar