Badai Pasar Modal: IHSG Jatuh 7%, Pimpinan BEI dan OJK Serentak Mundur

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:00 WIB
Badai Pasar Modal: IHSG Jatuh 7%, Pimpinan BEI dan OJK Serentak Mundur

Jakarta - Pekan terakhir Januari 2026 benar-benar jadi ujian berat bagi pasar modal kita. IHSG terpuruk, bahkan perdagangan sempat berhenti total bukan cuma sekali, melainkan dua kali dalam hitungan hari. Suasana tegang jelas terasa di lantai bursa.

Data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan betapa parahnya pekan itu. Indeks Harga Saham Gabungan anjlok 6,94 persen, terhempas dari level 8.951,010 ke posisi 8.329,606. Penurunan yang cukup dalam untuk periode sependek itu.

Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI, mengonfirmasi angka-angka ini dalam keterangannya di akhir pekan.

"Pergerakan IHSG turut berubah pada pekan ini, yaitu sebesar 6,94 persen sehingga ditutup pada level 8.329,606, dari posisi 8.951,010 pada pekan lalu,"

Yang bikin was-was, trading halt alias penghentian perdagangan sementara terjadi dua kali: pertama di sesi II Rabu, 28 Januari, lalu berlanjut ke sesi I keesokan harinya, Kamis, 29 Januari. Ini sinyal jelas betapa paniknya pasar.

Nilai kapitalisasi pasar pun ikut merosot tajam, 7,37 persen, menyusut dari Rp16.244 triliun menjadi hanya Rp15.046 triliun. Di sisi lain, ada sedikit cerah meski tak sebanding dengan kerugian: nilai transaksi harian rata-rata justru melonjak 29,28 persen ke angka Rp43,76 triliun. Volume dan frekuensi transaksi juga naik, menunjukkan aktivitas yang sangat tinggi mungkin didorong oleh aksi jual massal.

Lalu, bagaimana dengan investor asing? Mereka tercatat melakukan jual bersih Rp1,53 triliun di akhir pekan itu. Secara akumulatif sepanjang 2026, catatan jual bersih mereka sudah mencapai Rp9,88 triliun. Tren keluar yang cukup signifikan.

Namun begitu, gejolak di pasar rupanya diikuti oleh gejolak di tubuh pengelolanya. Kabar mengejutkan datang dari pucuk pimpinan BEI, Iman Rachman, yang memutuskan mundur dari posisi Direktur Utama. Langkah ini diambil tak lama setelah IHSG ambruk.

Tak sendiri, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar pun menyusul mengundurkan diri. Dalam siaran pers OJK, Mahendra menyatakan alasannya.

Pengunduran dirinya merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah-langkah pemulihan yang diperlukan.

Gelombang pengunduran diri ternyata lebih besar. Beberapa nama kunci lain di OJK juga ikut mundur: Wakil Ketua Dewan Komisioner Mirza Adityaswara, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner I.B. Aditya Jayaantara. Sebuah reset besar di tengah badai pasar yang belum jelas kapan redanya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler