Dusan Lagator, pemain berpaspor Montenegro berusia 31 tahun, diboyong untuk menambah ketangguhan di sektor pertahanan. Dengan postur tubuh sekitar 190 cm dan pengalamannya bermain di Asia, Lagator diharapkan bisa segera beradaptasi. Kemampuannya yang fleksibel, bisa ditempatkan sebagai bek tengah atau gelandang bertahan, menjadi nilai tambah bagi variasi taktik pelatih.
Sementara itu, untuk lini serang, PSM mendatangkan Sheriddin Boboev dari Tajikistan. Penyerang berusia 26 tahun ini dikenal dengan mobilitas dan agresivitasnya. Boboev, yang bisa diplot baik sebagai ujung tombak maupun pemain sayap, diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan kreativitas dan finishing di depan gawang lawan.
Pesan Pelatih: Keseimbangan Lebih Penting dari Sekadar Jumlah
Strategi perekrutan ini sejalan dengan penekanan yang telah disampaikan pelatih kepala Tomas Trucha sebelumnya. Pelatih asal Ceko itu menggarisbawahi bahwa penambahan pemain harus memperhatikan keseimbangan komposisi tim secara keseluruhan, bukan sekadar menambah jumlah badan.
“Kami mencari pemain yang bisa beradaptasi di beberapa peran agar struktur tim tetap solid,” tegas Trucha, menegaskan filosofinya dalam membangun skuad yang tangguh dan fleksibel.
Menjaga Momentum di Tengah Ujian Profesionalisme
Kini, PSM Makassar berada pada fase krusial. Kebebasan dari sanksi FIFA dan kedatangan pemain baru memberikan momentum positif untuk bangkit. Namun, momentum itu bisa dengan mudah tergelincir jika aspek disiplin dan profesionalisme di luar lapangan diabaikan.
Denda dari Komdis PSSI harus dipandang sebagai peringatan awal. Tantangan terbesarnya adalah menjaga konsistensi, baik dalam performa di lapangan hijau maupun dalam mengelola aspek pendukung di sekitarnya. Hanya dengan keseimbangan itulah PSM bisa mengarungi putaran kedua kompetisi dengan lebih stabil dan mempertahankan citranya sebagai salah satu klub penting dalam peta sepak bola nasional.
Artikel Terkait
Bripka Septian Gugur Saat Amankan Mudik di Pekalongan
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
Anggota DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Mulai 2026, Ingatkan Trauma Learning Loss
Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal