tegasnya tanpa mau merinci lebih jauh bukti apa yang dimaksud.
Prabowo tampak geram dengan aksi yang berujung ricuh. Bakar-bakaran, lempar molotov itu bukan demo, itu kejahatan. Menurutnya, yang dicari sebagian penggerak bukanlah menyampaikan pendapat, melainkan justru menciptakan kerusuhan.
“Sedikit-sedikit mau demo. Demo boleh, tapi dia tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan. Dan kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara,”
pungkasnya.
Pernyataan ini jelas menarik perhatian. Di satu sisi, ia mengajak berkompetisi sehat lima tahun lagi. Di sisi lain, ia menyoroti kekacauan yang ia anggap tak murni dari dalam negeri. Sebuah pesan politik yang disampaikan dengan nada keras, khas gaya Prabowo.
Artikel Terkait
Dua Mahkota Longsor di Gunung Burangrang Picu Bencana Dahsyat
Unit Pencegahan Gaza Gempur Geng Kolaborator, Sita Senjata Zionis
Said Didu Ungkap Isi 4 Jam Dialog Rahasia dengan Prabowo
Kuasa Hukum Beberkan Alasan Kliennya Ditahan dalam Kasus Penganiayaan di Acara Maulid Tangerang