Lapangan di Gaza kembali memanas. Unit "Pencegahan", yang dikenal sebagai ujung tombak pasukan keamanan perlawanan, baru saja merilis pernyataan keras. Isinya tentang dua operasi terpisah yang mereka sebut sukses besar.
Menurut sejumlah saksi, insiden pertama terjadi di Khan Younis. "Para pahlawan kita menyergap geng-geng kolaborator," bunyi pernyataan itu. Hasilnya? Banyak korban jiwa di pihak yang diserang. Situasinya kacau.
Yang menarik, dalam keributan di Khan Younis itu, para pejuang mendokumentasikan sesuatu. Beberapa anggota geng kabur begitu ketakutan. Mereka sampai meninggalkan senjata-senjata Zionis yang dibawa.
Artikel Terkait
Sandiwara Kekuasaan: Mengapa Listyo Sigit Bersedia Jadi Tersangka Utama?
Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Soal Materi Lawas Toraja
Kronologi Kekerasan di Balik Penetapan Habib Bahar bin Smith sebagai Tersangka
LPSK Soroti Reviktimisasi dan Jalan Terjal Korban Grooming Anak