Isu reshuffle kabinet Prabowo Subianto kembali mencuat. Suasana retreat menteri di Hambalang, Selasa lalu, semakin memicu spekulasi. Katanya, perombakan bakal terjadi awal Februari nanti dan beberapa posisi penting kabinet bakal tersentuh.
Dua nama yang paling sering disebut adalah Menteri Luar Negeri dan Menko PMK. Menariknya, kabar yang beredar justru menyebut Menlu Sugiono bakal dipromosikan. Dia dikabarkan akan pindah ke kursi Menko PMK, menggantikan Pratikno.
Kalau benar, ini berarti Pratikno jadi sosok "orang Jokowi" berikutnya yang tersingkir dari lingkaran kekuasaan. Sebelumnya, beberapa nama dari era sebelumnya sudah lebih dulu diganti.
Namun begitu, Sugiono sendiri tampak tak banyak tahu. Usai bertemu dengan DPR, Selasa siang, dia justru mengaku baru dengar isu reshuffle itu dari para wartawan.
"Saya belum pernah mendengar kabar soal reshuffle kabinet. Saya baru mendengar dari awak media," kata Sekjen Gerindra itu.
Dia menegaskan, soal reshuffle sepenuhnya wewenang Presiden. Karena tak punya informasi, dia menyarankan media untuk bertanya langsung ke Prabowo.
"Reshuffle kabinet adalah kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Saya tidak tahu-menahu soal informasi tersebut, jadi lebih baik bertanya langsung ke beliau," ujarnya.
Di sisi lain, agenda presiden hari ini justru fokus pada pelantikan. Prabowo dijadwalkan melantik delapan anggota Dewan Energi Nasional periode 2026-2030 di Istana Negara.
Anggota DEN yang baru itu berasal dari berbagai latar. Dari unsur akademisi ada Johni Jonatan Numberi dan Mohammad Fadhil Hasan. Unsur industri diwakili Satya Widya Yudha dan Sripeni Inten Cahyani.
Lalu ada Unggul Priyanto dari unsur teknologi. Saleh Abdurrahman mewakili lingkungan hidup. Sementara dari unsur konsumen, dua nama yang dilantik adalah Muhammad Kholid Syeirazi dan Surono.
Hingga detik ini, Istana masih tutup mulut. Tak ada konfirmasi resmi tentang reshuffle, atau tentang susunan kabinet yang baru. Semua masih dalam ranah desas-desus.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis dari Wakil Ketua DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT