Lapangan di Gaza kembali memanas. Unit "Pencegahan", yang dikenal sebagai ujung tombak pasukan keamanan perlawanan, baru saja merilis pernyataan keras. Isinya tentang dua operasi terpisah yang mereka sebut sukses besar.
Menurut sejumlah saksi, insiden pertama terjadi di Khan Younis. "Para pahlawan kita menyergap geng-geng kolaborator," bunyi pernyataan itu. Hasilnya? Banyak korban jiwa di pihak yang diserang. Situasinya kacau.
Yang menarik, dalam keributan di Khan Younis itu, para pejuang mendokumentasikan sesuatu. Beberapa anggota geng kabur begitu ketakutan. Mereka sampai meninggalkan senjata-senjata Zionis yang dibawa.
Artikel Terkait
Anggota DPR Usul Larangan HP untuk Anak, Buka Kisah Pilu Korban Grooming
Wamenkes: Virus Nipah Mengintai, Indonesia Harus Siaga Penuh
Gapruk dan Kebebasan: Kisah Awan, Pemulung yang Lebih Takut Dikurung daripada Dihina
Surat Tanah Lawas Tak Berlaku Lagi, Ini Daftar Lengkapnya