MANADO – Lagi-lagi, upaya penyelundupan minuman keras tradisional digagalkan di Pelabuhan Manado. Kali ini, jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan berhasil menyita ratusan liter captikus yang hendak dibawa keluar via kapal penumpang. Operasi ini bagian dari rutinitas penertiban minuman keras, senjata tajam, dan barang berbahaya di area pelabuhan.
Jumlah yang disita cukup fantastis: 604,8 liter. Itu setara dengan 1.008 botol air mineral ukuran 600 ml yang ternyata diisi penuh dengan minuman keras jenis cap tikus.
Kapolsek Pelabuhan Manado, Ipda Juan Rumbajan, memaparkan kronologinya. Saat operasi berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan dengan pendekatan humanis di sekitar ruang tunggu dan di atas kapal. Dari situlah mereka menemukan 11 karung mencurigakan.
"Para petugas memeriksa satu per satu karung tersebut, dan hasilnya mendapati 1.008 botol air mineral dengan ukuran 600 ml atau setara 604,8 liter yang berisi minuman keras," kata Juan.
Modusnya cukup licik. Minuman keras itu dibungkus rapi dalam kardus air mineral, lalu disembunyikan dalam karung agar tampak seperti barang biasa.
"Namun ketelitian personel di lapangan berhasil menggagalkan upaya tersebut," ujarnya.
Semua barang bukti langsung diamankan ke Mako Polsek. Untuk tindak lanjut, koordinasi dilakukan dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado. Siapa pemilik barang? Itu masih jadi misteri dan tengah diselidiki.
Di sisi lain, Juan menegaskan bahwa operasi semacam ini bukan hal baru. Mereka rutin melakukannya sebagai bentuk kehadiran negara. Tujuannya jelas: melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang berbahaya, terutama di jalur laut yang rawan.
“Fokus kami adalah keselamatan penumpang dan ketertiban di pelabuhan,” tegasnya.
Jadi, meski modusnya berubah-ubah, ketelitian petugas di lapangan tetap jadi kunci utama. Pelabuhan bukanlah tempat yang aman untuk main-main dengan barang terlarang.
Artikel Terkait
Arus Balik Penduduk: Makassar Alami Migrasi Keluar Tertinggi, Gowa dan Maros Jadi Tujuan Utama
Juru Parkir di Makassar Viral Minta Tarif Rp20.000, Polisi Amankan Pelaku
Akun Instagram Ahmad Dhani Diduga Diretas, Munculkan Promo Emas dan iPhone dengan Harga Tak Wajar
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Kompolnas Jadi Lembaga Independen Pengawas Polri