Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyambangi Ketapang Urban Aquaculture di Kabupaten Tangerang, Banten, untuk memastikan langsung transformasi kawasan pesisir yang sebelumnya kumuh menjadi lingkungan permukiman yang lebih layak dan produktif. Dalam kunjungan itu, ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti pada aspek fisik semata, melainkan harus mampu menciptakan ekosistem ekonomi baru bagi masyarakat.
Kawasan seluas sekitar 14 hektare yang dikembangkan sejak 2019 hingga 2021 ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Agus menjelaskan, area yang dulunya tidak tertata kini telah berubah menjadi permukiman yang asri dan nyaman dihuni. “Intinya adalah penataan kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi lingkungan permukiman yang jauh lebih layak dan asri. Kurang lebih terdapat 127 rumah, dan tadi saya sempat menyapa keluarga-keluarga nelayan yang selama ini tinggal di sini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).
Menurut Agus, pendekatan pembangunan di kawasan ini tidak hanya menyasar perbaikan hunian, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi yang terintegrasi dengan sektor perikanan dan usaha mikro. Ia mencontohkan, saat para nelayan melaut atau membudidayakan ikan dan udang, para istri dan anggota keluarga lainnya dapat mengolah hasil tangkapan menjadi berbagai produk seperti bakso ikan, kerupuk udang, hingga otak-otak. “Jadi ada pertambahan nilai ekonomi yang bisa dihadirkan di kawasan ini,” jelasnya.
Di sisi lain, Agus juga menyoroti keberadaan kawasan mangrove yang tumbuh rimbun di sekitar lokasi. Ia menilai pendekatan ekologis ini sangat penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. “Ini merupakan upaya pengamanan wilayah dari abrasi. Sangat baik karena tantangan negara kepulauan seperti Indonesia menuntut perlindungan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove,” katanya.
Ke depan, ia mendorong agar kawasan mangrove tersebut terus dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan. Menurutnya, keberadaan jogging track, wisata alam, dan aktivitas olahraga dapat mendorong sport tourism dan eco tourism yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Sport tourism dan eco tourism ini penting untuk menambah aktivitas masyarakat sekaligus memiliki nilai ekonomi. Mudah-mudahan kawasan ini terus berkembang dan menjadi destinasi wisata yang diminati masyarakat,” ujar Agus.
Agus memberikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, serta berbagai pihak lain yang telah menghadirkan perubahan nyata. Ia menilai sinergi semacam ini dapat menjadi model pembangunan kawasan terpadu yang perlu diperluas ke daerah lain. Pemerintah, tambahnya, akan terus mendorong penyempurnaan infrastruktur, termasuk pembangunan breakwater, tanggul penahan abrasi, pengerukan dan normalisasi sungai, serta fasilitas penunjang aktivitas nelayan.
“Salah satu program yang harus kita kawal adalah penataan kawasan kumuh. Transformasi wilayah harus menjadikannya lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk membuka lapangan pekerjaan,” tegas Agus.
Menutup kunjungannya, ia berharap pengelolaan kawasan oleh mitra BUMD Mitra Kerta Raharja dapat terus berjalan secara profesional. Dengan demikian, kawasan ini diharapkan tetap bersih, nyaman, dan berkembang menjadi pusat ekonomi serta pariwisata baru di Kabupaten Tangerang. Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati, Bupati Tangerang Mohamad Maesyal Rasyid, serta jajaran Forkopimda. Agus didampingi sejumlah pejabat, antara lain Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Ariuly Hutahayan, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Arif Rahman, serta para staf khusus dan tenaga ahli.
Artikel Terkait
Wakil Ketua Komisi IX Kritik Rencana BGN Wajibkan Satu Kampus Satu Dapur: Jangan Tambah Beban Perguruan Tinggi
Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pembatas Busway di Slipi
Anggota DPR Tinjau Gudang Bulog Lampung Selatan, Stok Beras 32.500 Ton dan Minyakita 12 Ribu Liter Terjamin Aman
Menko Agus Harimurti Yudhoyono Tegaskan Konektivitas Laut dan SDM Maritim Tak Bisa Dipisahkan demi Kedaulatan Indonesia