Momen Lebaran di Ibu Kota tahun depan bakal sedikit berbeda. Pemerintah DKI Jakarta baru saja mengumumkan kebijakan menarik: tarif transportasi umum cuma Rp 1 per perjalanan. Kebijakan murah meriah ini berlaku untuk Transjakarta, MRT, LRT Jakarta, dan LRT Jabodebek.
Nah, tarif spesial ini cuma berlaku dua hari saja, tepatnya tanggal 21 dan 22 Maret 2026. Tujuannya jelas, biar warga Jakarta dan sekitarnya bisa jalan-jalan keliling kota rayakan Idul Fitri tanpa perlu pusing mikirin ongkos. Lumayan kan?
Soal cara bayarnya, nggak ribet. Menurut postingan di Instagram Dishub DKI, kita bisa pake kartu uang elektronik biasa atau aplikasi seperti JakLingko dan MyMRTJ. Gampang banget.
Transjakarta Siapkan Layanan Khusus
Transjakarta sendiri bakal menyesuaikan layanannya selama periode Lebaran. Di hari pertama Idul Fitri, operasi bus baru dimulai jam 9 pagi. Alasannya sederhana sekaligus humanis: memberi waktu buat para pramudi dan petugas lapangan buat menunaikan Shalat Ied dulu.
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan lebih detail lewat keterangan tertulisnya Selasa lalu.
"Pada hari pertama Idul Fitri (21 atau 22 Maret 2026), Transjakarta akan memulai waktu operasi lebih lambat dari jadwal reguler. Bus akan mulai beroperasi pada pukul 09.00 WIB untuk memberikan kesempatan kepada pramudi dan petugas lapangan melaksanakan Shalat Idul Fitri," jelasnya.
"Pelanggan dapat menikmati layanan Transjakarta dengan tarif khusus sebesar Rp 1 pada hari-H Lebaran," tambah Yuza.
Dukungan untuk Pemudik
Nah, buat yang mudik atau balik lebaran, Transjakarta juga siap bantu. Mereka reaktivasi rute 10C yang ngubungin Pelabuhan Tanjung Priok, buat yang naik kapal laut. Rute ini bakal jalan dari 13 sampai 29 Maret, jadwalnya menyesuaikan kedatangan kapal.
Selain itu, rute-rute yang lewat stasiun kereta antarkota macam Gambir atau Pasar Senen bakal diperpanjang jam operasinya. Sampai tengah malam, tepatnya pukul 23.59 WIB. Ini berlaku periode 25-29 Maret nanti.
Layanan bus 24 jam atau AMARI juga tetap jalan di koridor utama. Buat yang pulang malem, tenang aja. Bahkan ada rute khusus "EID" yang bakal ngantar pemudik dari Terminal Pulo Gebang ke berbagai terminal lain di Jakarta. Rute ini cuma beroperasi dini hari, dari jam 12 malem sampai 5 pagi, tanggal 25 sampai 27 Maret.
Jalan-jalan Keliling Jakarta
Mau liburan keluarga? Transjakarta juga nyiapin rute wisata. Selama libur Lebaran (18-24 Maret), bakal ada banyak pilihan buat ke tempat-tempat seru.
Mau ke Ancol? Bisa naik rute 5 atau 1W. Ke Ragunan? Pilihannya banyak, ada 6, 6A, 6B, dan lainnya. Kalau tujuan utama TMII, naik 7D aja. Untuk eksplor Kota Tua atau Monas, pilihannya lebih beragam lagi, seperti rute 1, 2, 2A, 3, dan masih banyak.
Bus reguler ke tempat wisata ini beroperasi dari pagi buta sampai tengah malam. Sementara bus wisata khususnya jalan dari jam 10 pagi sampai 5 sore.
Yang penting, PT Transjakarta janji layanan reguler tetap lancar, nggak bakal terganggu dengan penambahan layanan khusus ini. Buat kamu yang mau update info terkini, pantau terus media sosial resmi mereka atau cek langsung di aplikasi TJ:Transjakarta. Biar perjalanan Lebaranmu makin lancar dan hemat!
Artikel Terkait
Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Rekomendasi ke Presiden, Usul Revisi UU hingga 2029
Kapolri Pastikan Seluruh Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Segera Direalisasikan
Presiden Prabowo Putuskan Mekanisme Pengangkatan Kapolri Tetap dengan Persetujuan DPR
Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Bahas Kondisi Ekonomi Nasional