Di tengah hiruk-pikuk ibadah Ramadan, perekonomian Jakarta justru menunjukkan denyutnya yang kuat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru-baru ini mengungkapkan sebuah angka yang mencengangkan: transaksi di ibu kota selama bulan suci ini telah menembus Rp21 triliun. Pencapaian ini tercatat sejak diluncurkannya program "Mudik ke Jakarta" di awal Ramadan, yang memang sengaja dirancang untuk menarik minat wisatawan.
"Tadi saya diberikan laporan dari Asisten Perekonomian dan Keuangan, transaksi di Jakarta sudah Rp21 triliun,"
kata Pramono saat berbincang dengan para wartawan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026) lalu. Suasana di lokasi itu sendiri ramai, mencerminkan geliat aktivitas yang ia bicarakan.
Lantas, dari mana saja sumber angka fantastis itu? Suharini Eliawati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, yang memberikan rinciannya. Menurutnya, kontribusi datang dari beragam sektor. Ritel dan pusat perbelanjaan tentu saja menjadi penyokong utama. Tapi, Eliawati secara khusus menyoroti peran Pasar Tanah Abang yang tak pernah sepi.
"Nah, pada tanggal hari ini, transaksi itu sudah di atas Rp21 triliun. Siapa saja di antaranya adalah ritel, kemudian pusat-pusat perbelanjaan, Tanah Abang di antaranya, kemudian perhotelan,"
jelas Eliawati. Gayanya lugas, seolah ingin menegaskan bahwa ini bukan angka isapan jempol belaka.
Di sisi lain, capaian Jakarta ini ternyata jauh meninggalkan kota-kota besar lain di Jawa. Eliawati membandingkan, transaksi di Semarang hanya berkisar Rp8,46 miliar. Surabaya pun tak jauh berbeda, berada di angka sekitar Rp6 miliar. Jaraknya sangat signifikan, bukan main.
Menurutnya, lonjakan ini tidak lepas dari strategi Pemprov DKI yang gencar menggelar lomba diskon. Program itu rupanya berhasil memancing minat belanja masyarakat. Jadi, geliat ekonomi di Jakarta selama Ramadan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari sebuah ikhtiar yang terencana. Suasana religius berpadu dengan dinamika pasar, menciptakan sebuah fenomena ekonomi yang cukup menarik untuk dicermati.
Artikel Terkait
Lansia 64 Tahun Ditikam Tetangga di Pondok Aren saat Gendong Cucu, Pelaku Diduga Sakit Hati
Kementerian Keuangan Akui Tanggung Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dua Tahun Pertama
Menlu Iran Tegaskan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan Lewat Jalur Militer
OPEC+ Setujui Kenaikan Produksi Minyak 188.000 Barel per Hari di Tengah Gangguan Pasokan Akibat Perang Iran