Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (4/5) malam, menyebabkan aliran Kali Ciluar meluap dan memicu banjir lintasan. Peristiwa ini mengakibatkan genangan air setinggi hingga 1,2 meter merendam permukiman warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa luapan sungai terjadi akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama di wilayah tersebut. “Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama di wilayah tersebut sehingga meluapnya aliran Kali Ciluer dan berdampak pada rumah warga. Dengan ketinggian air sekitar 1–1,2 meter,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Akibat kejadian itu, sebanyak 657 warga terdampak banjir lintasan. Namun, Adam memastikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan rumah. “Korban terdampak perkiraan hasil kaji cepat yaitu 199 unit rumah terdampak berisi 657 jiwa. Tidak ada kerusakan pada bangunan,” bebernya.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Pada Rabu pagi, banjir di lokasi kejadian sudah mulai berangsur surut. Meski demikian, Adam mengingatkan bahwa jika hujan deras kembali turun, air kali berpotensi meluap lagi dan masuk ke permukiman. “Untuk saat ini banjir sudah berangsur surut. Apabila terjadi hujan deras kembali, air kali meluap dan masuk ke pemukiman. Butuh penanganan lebih lanjut dari instansi terkait,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Kasuari, Burung Terbesar dan Paling Berbahaya di Dunia yang Jadi Penjaga Ekosistem Hutan Papua
Seskab Teddy Gagas Kompetisi Inovasi Internal, 106 Ide Pegawai Setkab Bersaing Dukung Asta Cita
Video Viral Tumpukan Sampah di Kali Gendong, Gubernur Pramono: Dipicu Penutupan Sementara TPST Bantar Gebang
Hasil SPMB SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah Diumumkan, Dinas Pendidikan Imbau Akses Hanya Lewat Situs Resmi