Said Didu Ungkap Isi 4 Jam Dialog Rahasia dengan Prabowo

- Senin, 02 Februari 2026 | 18:50 WIB
Said Didu Ungkap Isi 4 Jam Dialog Rahasia dengan Prabowo

Pertemuan 4 Jam Said Didu dengan Presiden Prabowo: Dari Isu Sensitif Hingga Sikap Oposisi

Pertemuan itu berlangsung hampir empat jam. Cukup lama, dan intens. Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, baru-baru ini membuka catatannya tentang pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto pada 30 Januari 2026 lalu. Menurutnya, percakapan mereka menyentuh banyak hal, mulai dari isu strategis hingga topik-topik yang biasanya dianggap sensitif.

Jadwalnya dimulai sore hari, sekitar pukul lima. Baru berakhir mendekati pukul sembilan malam. Prabowo datang dengan sekitar sepuluh staf kepercayaannya. Namun yang menarik, presentasi tentang agenda dan kebijakan strategis pemerintah disampaikan langsung oleh sang Presiden sendiri.

“Bapak Presiden mempresentasikan sendiri berbagai kebijakan strategis untuk percepatan perbaikan bangsa,”

kata Said Didu, Senin (2/2/2026).

Suasana diskusi digambarkannya sangat dinamis. Terbuka. Prabowo disebut aktif mendengarkan, merespons, dan berdiskusi tanpa ada sekat formal yang kaku. Semua peserta, menurut Didu, diberi ruang untuk menyampaikan pandangan. Bahkan untuk hal-hal yang selama ini jarang dibicarakan secara terbuka.

Dari obrolan panjang itu, muncul satu kesepakatan penting. Agenda untuk mengembalikan kedaulatan negara dan rakyat harus jadi prioritas utama. Poin ini mencakup hal-hal seperti pemberantasan korupsi dan pengelolaan ulang sumber daya alam agar benar-benar untuk kepentingan nasional.

Tak cuma soal domestik. Pembicaraan juga melebar ke isu-isu lain. Reformasi Polri, misalnya. Lalu ada juga bahasan tentang Board of Peace (BoP) dan konflik Gaza yang masih memanas. Bagi Said Didu, ini adalah tanda bahwa Prabowo terbuka mendiskusikan persoalan besar, baik di dalam maupun luar negeri.


Halaman:

Komentar